Inflasi di Banda Aceh Dipengaruhi oleh Komoditas Pangan Segar

  • 27 Feb 2026 13:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dinamika inflasi Banda Aceh saat ini masih didominasi oleh komoditas pangan bergejolak (volatile food), terutama cabai, bawang, beras, serta produk perikanan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini saat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Banda Aceh di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Kamis 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, gangguan cuaca dan meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan menjadi faktor yang mendorong fluktuasi harga.

“Inflasi di Banda Aceh sangat dipengaruhi komoditas pangan segar. Karena itu, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi kunci pengendalian,” ujarnya.

Agus juga menekankan pentingnya intervensi melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dan operasi pasar yang terbukti efektif menekan gejolak harga apabila dilakukan tepat sasaran, khususnya di pasar tradisional.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa Banda Aceh bukan daerah sentra produksi sehingga membutuhkan penguatan kerja sama pasokan dengan daerah lain.

“Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat menentukan keberhasilan pengendalian inflasi,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....