BBPOM Banda Aceh Tingkatkan Pengawasan Takjil Selama Ramadan
- 19 Feb 2026 14:31 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat-obatan, kosmetik maupun makanan dan minuman, terutama takjil yakni panganan berbuka puasa.
Kepala BBPOM di Banda Aceh, Riyanto menegaskan pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan, selanjutnya melakukan pengujian terhadap sampel, dan jika ditemukan adanya bahan berbahaya bagi kesehatan seperti boraks, rhodamine B, methanyl yellow dan sebagainya maka akan dilakukan pembinaan hingga penindakan.
“Selama bulan ramadan ini, kami berkomitmen untuk memperkuat pengawasan obat dan makanan yang aman, terutama takjil. Kami mendorong agar pelaku usaha memproduksi pangan yang aman, dan untuk pengawasan dilakukan bersama dengan lintas sektor terkait, kesehatan, pangan dan sebagainya dengan turun langsung, membeli sampelnya dan diuji apakah takjil yang diperjualbelikan aman dari bahan berbahaya,” jelas Riyanto kepada RRI pada Kamis, 19 Februari 2026.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk teliti dalam memilih produk yang dikonsumsi khususnya takjil selama ramadan, dengan memperhatikan tanggal kadaluwarsa, tidak memilih produk dengan warna yang terlalu mencolok, tidak dihinggapi lalat, terlalu kenyal, berbau kimia.
Masyarakat juga diminta untuk melapor jika menemukan adanya makanan maupun minuman yang dicurigai mengandung bahan berbahaya, ke kantor BBPOM atau dapat menghubungi WhatsApp 08116853301, serta akun resmi Instagram Balai Besar POM Banda Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....