Disabilitas Aceh Besar Terima Kaki Palsu dan Al-Qur’an

  • 28 Jan 2026 23:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Makmun menyerahkan bantuan kaki palsu dan Al-Qur’an Braille bagi penyandang disabilitas, di Kantor Administrasi PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airport) KC Bandara Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, pada Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Injourney Airport Ramah Difabel,” merupakan program kolaborasi PT. Angkasa Pura Indonesia bersama Kick Andy Foundation, membagikan sebanyak 28 penyandang disabilitas menerima kaki palsu, dan terdapat 5 tuna netra mendapatkan Al-Qur’an Braille. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Rahmat Aulia, Pj. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SIM Muzakkir Walad, Kabag Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Aceh Besar, serta Ketua Pelaksana Harian Yayasan Kick Andy Ali Sadikin.

Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Makmun  menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia yang dinilainya sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat mengapresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia dan Yayasan Kick Andy. Ini bukan sekadar tugas pelayanan transportasi udara, tetapi bukti nyata tanggung jawab sosial perusahaan melalui program CSR yang langsung menyentuh masyarakat.  Kami berharap program seperti ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” tambahnya.

Sementara itu Pj. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SIM, Muzakkir Walad menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perusahaan, dalam mewujudkan bandara yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

“Penyerahan kaki palsu dan Al-Qur’an Braille ini adalah komitmen rutin kami. Untuk Al-Qur’an Braille sendiri, ini pertama kali kami salurkan, sementara kaki palsu sudah beberapa kali dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” tutup Muzakkir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....