Jasa Raharja Aceh Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
- 17 Jul 2025 17:33 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Berbicara mengenai mekanisme penyaluran santunan terhadap para korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja Wilayah Aceh menegaskan bahwa proses tersebut terus berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, Syaiful Anwar, ST., AAAIK, saat menjadi narasumber dalam dialog publik di PRO 1 RRI Banda Aceh pada Kamis (17/7/2025). Ia menuturkan bahwa sebagian besar kasus kecelakaan yang terjadi berdasarkan data yang mereka kumpulkan disebabkan oleh kesalahan dari pihak korban itu sendiri.
Syaiful menyampaikan bahwa pelanggaran aturan lalu lintas menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan di jalan raya. Banyak dari korban yang terlibat kecelakaan ternyata tidak mematuhi ketentuan dasar berkendara seperti tidak memakai helm, melanggar rambu lalu lintas, bahkan dalam beberapa kasus, berkendara ugal-ugalan tanpa memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, untuk memahami bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada perilaku dan kepatuhan setiap individu.
Lebih lanjut, Syaiful menambahkan bahwa berdasarkan data internal Jasa Raharja Aceh, kelompok usia yang paling banyak menjadi korban kecelakaan didominasi oleh remaja dan usia produktif. Pelajar, mahasiswa, hingga kepala keluarga termasuk dalam kelompok yang paling rentan. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat kelompok usia tersebut merupakan generasi penerus bangsa serta tulang punggung keluarga. Jika angka kecelakaan di kalangan ini tidak ditekan, maka dampaknya bukan hanya pada korban, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi yang lebih luas.
“Korban kecelakaan yang kami data saat ini banyak didominasi oleh kaum remaja seperti pelajar dan juga yang sudah usia produktif seperti kepala keluarga dan lain-lain,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa tingginya aktivitas mobilitas di kalangan usia produktif serta kurangnya pemahaman akan risiko keselamatan menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan di kelompok tersebut.
Sebagai bentuk komitmen dalam menekan angka kecelakaan, Jasa Raharja Aceh juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, serta pihak-pihak lainnya. Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung melalui kegiatan kampanye keselamatan, maupun melalui media digital dan penyuluhan di sekolah-sekolah serta komunitas masyarakat.
“Dengan banyaknya data korban, kami juga bekerja sama dengan Ditlantas Polda Aceh, dan juga Dishub Aceh serta pihak lain untuk mengedukasi dan juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berkendaraan. Kegiatan ini terus kami lakukan supaya korban kecelakaan bisa lebih berkurang,” tutup Syaiful.
Melalui upaya berkelanjutan ini, Jasa Raharja berharap agar masyarakat Aceh semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga keselamatan orang lain di jalan raya. Kesadaran kolektif dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib di seluruh wilayah Aceh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....