Kesungguhan Ibadah pada 10 Malam Terakhir Ramadan
- 16 Mar 2026 12:05 WIB
- Banda Aceh
RRI. CO. ID, Banda Aceh - Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, masjid-masjid di Banda Aceh mulai dipadati jamaah yang memburu Lailatul qadar agar kesungguhan ibadah tidak terjebak padamalam genap/ganjil,” melainkan dibangun sebagai konsistensi, Lailatul Qadar bukan hadiah bagi yang begadang sekali, melainkan bagi yang menyiapkan diri: melunasi hak orang, membersihkan lisan, dan menepatkan salat fardu berjamaah.
“Qadar itu kepastian Allah; tugas kita menyiapkan bejana hati agar mampu menampungnya," kata Tgk. Auliansyah Nurdin, Ak, BA, MA, saat diwawancara RRI, Senin 16 Maret 2026.
Ia mengungkapkan, data lapangan menunjukkan peningkatan signifikan: tarawih dan qiyamul lail di 5 masjid besar naik ∼40% sejak malam ke-21. Panitia juga menambah tadarus pasca-tarawih dan menyediakan pojok konseling singkat bagi jamaah yang ingin menyelesaikan konflik keluarga sebelum iktikaf, ujarnya.
Tgk. Auliansyah mengimbau tiga fokus praktis: (1) jaga salat wajib lebih utama dari memperbanyak sunah sambil mengantuk, (2) kurangi gawai—1 jam sebelum sahur untuk istigfar dan tilawah, (3) sedekah kecil tiap malam sebagai bukti nyata tobat. “Kalau kita sungguh pada yang 10 malam, insyaallah bekasnya tertinggal 11 bulan berikutnya,” tutupnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....