Gen Z Diminta Bijak Gunakan Gadget Ramadan

  • 15 Mar 2026 05:33 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Generasi Z dinilai memiliki potensi besar untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan positif selama bulan Ramadan. Namun di sisi lain, penggunaan gadget yang tidak terkontrol juga berpotensi membuat anak muda lalai dalam menjalankan ibadah.

Anggota BKPRMI Aceh, Afdhalil Ilyas, mengatakan generasi muda saat ini sebenarnya memiliki kemampuan luar biasa dalam memanfaatkan teknologi. Menurutnya, potensi tersebut seharusnya dapat diarahkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat selama Ramadan.

“Generasi Z ini sangat kreatif dan mampu mengumpulkan massa dengan cepat melalui media sosial. Karena itu Ramadan bisa menjadi momentum untuk memaksimalkan ibadah dengan cara yang sesuai dengan karakter mereka,” ujar Afdhalil dalam program Tauladan Pro 2 RRI Banda Aceh, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan kemudahan teknologi membuat generasi muda dapat melakukan banyak hal dalam waktu singkat. Mulai dari mengajak teman berkumpul, menggalang dana, hingga menyebarkan informasi kegiatan sosial kepada masyarakat.

Menurutnya, kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat gerakan positif di bulan Ramadan. Misalnya mengajak teman untuk berbagi takjil, mengikuti kajian, atau membuat konten inspiratif yang mendorong orang lain lebih rajin beribadah.

“Gen Z bisa mengumpulkan dana atau menggerakkan teman-temannya hanya lewat satu pesan di media sosial. Potensi seperti ini kalau diarahkan ke kegiatan ibadah tentu akan sangat bermanfaat,” katanya.

Meski demikian, ia juga menyoroti kebiasaan sebagian anak muda yang terlalu lama menghabiskan waktu bermain gim daring. Kondisi tersebut dinilai dapat membuat generasi muda kehilangan waktu berharga, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Ia mencontohkan banyak remaja yang mampu bermain gim hingga berjam-jam tanpa henti. Bahkan ada yang tetap bermain sepanjang malam hanya untuk menyelesaikan satu level permainan.

“Silakan bermain game untuk hiburan, tetapi jangan sampai seluruh waktu dihabiskan di sana. Sayang sekali masa muda hanya dihabiskan di depan layar,” ujarnya.

Selain itu, Afdhalil juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan ibadah yang sederhana namun konsisten. Salah satunya dengan membaca Al-Qur’an setiap hari meskipun hanya beberapa ayat.

Menurutnya, kemajuan teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ibadah. Misalnya dengan mengunduh aplikasi Al-Qur’an digital atau menggunakan pengingat waktu salat di ponsel.

“Minimal di handphone kita ada aplikasi Al-Qur’an. Jangan hanya diisi dengan media sosial atau permainan saja,” katanya.

Ia juga mendorong generasi muda untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai momentum meningkatkan ibadah. Menurutnya, banyak masjid di Banda Aceh yang membuka kegiatan qiyamul lail hingga menyediakan sahur gratis bagi jamaah.

Afdhalil berharap generasi muda tidak hanya mengejar kesenangan di dunia digital, tetapi juga membangun kebiasaan baik dalam kehidupan nyata. Ia menilai generasi Z memiliki peran penting sebagai calon pemimpin masa depan.

“Saya yakin Gen Z adalah calon pemimpin masa depan. Gunakan teknologi untuk kebaikan dan tetap ingat bahwa kehidupan nyata jauh lebih berharga,” ujarnya.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....