Makna Taubat Di Bulan Ramadan, Jalan Kembali Kepada Allah

  • 13 Mar 2026 23:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh Tgk Muhammad Ridha menjelaskan Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW. Pada bulan ini, Allah membuka luas pintu ampunan bagi setiap hamba yang ingin bertobat.

“Bulan Ramadan diistimewakan Allah bagi umat Nabi Muhammad, karena di dalamnya banyak rahmat dan pengampunan,” kata Tgk Muhammad Ridha dalam Dialog Sieureuboh RRI Pro 4 Banda Aceh, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia mengatakan, besarnya pahala ibadah di bulan Ramadan menjadi kesempatan bagi umat Islam menghapus dosa. Pahala yang dilipatgandakan dapat menjadi sebab diampuninya kesalahan manusia.

Menurutnya, manusia hidup di dunia seperti musafir yang sedang menuju kehidupan sebenarnya. Karena itu, setiap orang perlu membersihkan diri dari dosa agar memperoleh kebahagiaan di akhirat.

“Manusia baru memperoleh kebahagiaan ketika tidak membawa dosa saat kembali kepada Allah,” ujarnya.

Tgk Muhammad Ridha menambahkan, pintu tobat selalu terbuka selama manusia masih hidup. Bahkan, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperbanyak tobat setiap hari.

“Rasulullah mengatakan beliau bertobat kepada Allah setiap hari seratus kali,” katanya.

Ia menjelaskan, tobat tidak sekadar meninggalkan dosa secara lahiriah. Tobat harus disertai tekad kuat dalam hati untuk tidak mengulanginya kembali.

“Tobat adalah usaha membersihkan hati dari dosa, bukan hanya meninggalkan perbuatan dosa,” ucapnya.

Selain itu, ada beberapa syarat agar tobat diterima oleh Allah. Di antaranya meninggalkan dosa, menyesali kesalahan, dan bertekad tidak mengulanginya lagi.

“Yang paling penting, tobat dilakukan semata-mata karena Allah, bukan karena alasan lain,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan umat Islam agar tidak mudah menuduh orang lain melakukan syirik. Menurutnya, penilaian tersebut harus dilakukan secara hati-hati karena berkaitan dengan akidah seseorang.

“Kita tidak boleh mudah menghukumi orang lain syirik. Hal itu berkaitan dengan keyakinan dalam hati,” kata Tgk Muhammad Ridha.

Di akhir dialog, ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan. Ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk kembali kepada jalan yang benar.

“Mari kita manfaatkan Ramadan untuk bertobat kepada Allah. Karena manfaat tobat itu kembali kepada diri kita sendiri,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....