Penjelsanan Syaikh Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyuby Malam Lailatul Qadar

  • 13 Mar 2026 01:00 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam. Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan bahwa malam ini memiliki kemuliaan yang lebih baik daripada seribu bulan. Keagungan tersebut ditegaskan dalam Al-Qur'an melalui Surah Al-Qadr yang menggambarkan turunnya malaikat dan penuh keberkahan hingga terbit fajar. Namun, meskipun kemuliaannya sangat besar, Allah tidak menjelaskan secara pasti kapan tepatnya malam tersebut terjadi pada bulan Ramadan.

Salah satu hikmah utama dirahasiakannya Lailatul Qadar adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang bulan Ramadan, khususnya pada sepuluh malam terakhir. Jika tanggalnya diketahui secara pasti, sebagian orang mungkin hanya fokus beribadah pada satu malam saja. Dengan merahasiakannya, umat didorong untuk memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa secara konsisten dalam beberapa malam sekaligus.

Selain itu, kerahasiaan malam Lailatul Qadar juga menjadi ujian keikhlasan dan kesungguhan seorang hamba. Orang yang benar-benar mengharapkan ridha Allah akan tetap beribadah dengan tekun tanpa menunggu kepastian waktu. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa lailatul qadar masih menjadi misteri. Mengapa demikian? Syaikh Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyuby dalam kitabnya Risalah Nawadirul Hikayah menerangkan, Allah memang sengaja menyamarkan beberapa perkara bagi manusia. Salah satunya adalah malam seribu bulan, lailatul qadar. Ia menafsiri: وأخفىليلةالقدرفيرمضانليجبهدالناسفيإحياءليالهرجاءانيصادفوها Dan Allah merahasiakan lailatul qadar di dalam bulan ramadhan supaya manusia bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam-malam ramadhan. Dengan harapan, manusia dapat menjumpai lailatul qadar tersebut Dlansir dari laman Nu Online.

Hikmah lainnya adalah agar umat Islam tidak lalai dan tetap menjaga semangat spiritual sepanjang Ramadan. Dengan adanya kemungkinan Lailatul Qadar terjadi pada beberapa malam, setiap malam memiliki peluang menjadi malam penuh keberkahan. Hal ini membuat umat Islam lebih menjaga ibadah, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah.

Pada akhirnya, dirahasiakannya malam Lailatul Qadar mengandung pelajaran tentang kesungguhan, keikhlasan, dan konsistensi dalam beribadah. Umat Islam diajak untuk tidak hanya mengejar satu malam istimewa, tetapi juga memakmurkan seluruh malam Ramadan dengan amal kebaikan. Dengan demikian, setiap Muslim memiliki kesempatan yang luas untuk meraih pahala besar dan keberkahan yang dijanjikan Allah.

Rekomendasi Berita