Menyongsong Lailatul Qadar, Perbanyak Dzikir dan Doa

  • 10 Mar 2026 16:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Menyambut malam yang penuh berkah, Lailatul Qadar, umat Muslim diimbau untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan mental. Hal ini disampaikan Tgk. Radja Fadlul Arabi, S.Hum Anggota Humas Dewan Dakwah kota Banda Aceh, dalam program Tanya Jawab Ramadhan “Tauladan” di RRI Banda Aceh, Senin (9/3/2026).

Menurut Tgk. Radja, persiapan menghadapi Lailatul Qadar bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga meliputi penguatan diri melalui puasa, doa, dan refleksi pribadi. “Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa, di mana setiap amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan hati dan pikiran agar dapat meraih keberkahan malam tersebut,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan meningkatkan kualitas ibadah. Selain itu, Tgk. Radja juga mendorong umat untuk memperbaiki hubungan sosial, menebar kebaikan, dan menjauhi perbuatan yang sia-sia selama bulan suci Ramadhan.

Anggota Humas Dewan Dakwah kota Banda Aceh Tgk. Radja Fadlul Arabi, S.Hum, dalam program Tanya Jawab Ramadhan “Tauladan” di RRI Banda Aceh, Senin (9/3). Foto : RRI/Lis

Program “Tauladan” sendiri menghadirkan sesi tanya jawab langsung, memungkinkan masyarakat menanyakan berbagai hal terkait praktik ibadah yang dianjurkan selama Ramadhan. Menurut Tgk. Radja, interaksi ini menjadi sarana edukasi penting bagi umat Muslim di Banda Aceh, agar makna Lailatul Qadar dapat dipahami lebih mendalam.

“Persiapan Lailatul Qadar sebaiknya dimulai dari awal bulan Ramadhan, dengan menjaga kesucian hati dan meningkatkan kualitas ibadah setiap hari. Jangan menunggu hingga malam terakhir untuk berusaha,” kata Tgk. Radja mengakhiri sesi siaran.

Masyarakat diharapkan memanfaatkan waktu di sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sesuai dengan anjuran yang disampaikan pada program tersebut.

Rekomendasi Berita