Berbagi Ramadan, Latih Kepedulian Sosial

  • 07 Mar 2026 16:01 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai bentuk kebaikan. Selain menahan lapar dan haus, Ramadan juga mengajarkan empati terhadap sesama.

Hal tersebut disampaikan oleh Safrina Dewi dalam dialog program Tauladan di Radio Republik Indonesia Pro 2 Banda Aceh. Ia mengatakan, berbagi tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dapat dilakukan melalui tenaga, pikiran, dan perhatian kepada orang lain.

“Makna berbagi itu bukan hanya uang, tapi juga tenaga, ide, dan waktu yang kita miliki untuk membantu orang lain,” ujar Safrina pada Jumat 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Karena itu, sikap saling membantu menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan amal kebaikan. Hal ini karena pahala setiap amal dilipatgandakan oleh Allah pada bulan suci tersebut.

“Ramadan ini seperti promo besar-besaran pahala. Dalam satu bulan kita diberi kesempatan memperbanyak amal,” katanya.

Safrina juga menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menghidupkan budaya berbagi. Berbagai kegiatan sosial yang digagas anak muda dinilai mampu memberikan dampak positif di masyarakat.

Ia mencontohkan kegiatan berbagi takjil di jalan, penggalangan donasi, hingga aksi sosial melalui media sosial. Aktivitas tersebut dapat menjadi sarana menumbuhkan rasa empati kepada sesama.

“Sekarang anak muda juga bisa menggalang donasi melalui media sosial, lalu hasilnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Safrina menekankan bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya. Setiap orang dapat melakukan kebaikan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Menurutnya, tindakan kecil seperti mengajar, berbagi ilmu, hingga sekadar memberikan senyum juga termasuk bentuk sedekah. Hal-hal sederhana tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

“Berbagi tidak perlu menunggu kita kaya dulu. Dari hal kecil pun kita sudah bisa memberi manfaat bagi orang lain,” kata Safrina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....