Puasa Ramadan: Bentuk Pendidikan terhadap Diri dan Jiwa
- 05 Mar 2026 10:39 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Bulan suci Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ibadah bagi umat Islam, tetapi juga sebagai sarana pendidikan bagi diri dan jiwa. Hal ini disampaikan Hj. Supiati, S.Ag.Sos selaku Sekretaris PD. IPARI kota Banda Aceh dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Menurutnya, puasa Ramadan merupakan latihan spiritual yang memiliki tujuan membentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan mampu mengendalikan diri. “Puasa mengajarkan manusia untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi yang lebih penting adalah menahan hawa nafsu serta memperbaiki perilaku sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama menjalankan ibadah puasa, seseorang dilatih untuk lebih peka terhadap kondisi orang lain, terutama mereka yang hidup dalam kekurangan. “Dengan merasakan lapar dan dahaga, umat Islam diharapkan mampu menumbuhkan empati dan kepedulian social,” tambahnya.
Selain itu, Ramadan juga menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Sipiati menilai bahwa pendidikan yang diperoleh dari puasa tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika nilai-nilai puasa benar-benar dipahami dan diamalkan, maka setelah Ramadan seseorang seharusnya menjadi pribadi yang lebih baik, baik dari segi moral, spiritual, maupun sosial,” jelasnya.
Melalui momentum Ramadan, masyarakat diharapkan dapat menjadikan puasa sebagai proses pembinaan diri yang berkelanjutan, sehingga nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan kepedulian dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....