Ramadan Momentum Menguatkan Kepedulian dan Kebersamaan
- 04 Mar 2026 14:59 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Kepedulian sosial menjadi topik utama dalam Siaran Obrolan Informasi Budaya dan Hiburan yang disiarkan RRI Banda Aceh pada Rabu (4/3/2026). Mengusung tema “Saatnya Memupuk Kepedulian Sosial”, program ini menghadirkan Tgk. H. Adnan Ali dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh sebagai narasumber.
Dalam perbincangan yang berlangsung hangat dan interaktif, Tgk. H. Adnan Ali menekankan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar ajakan moral, melainkan bagian dari nilai budaya dan ajaran agama yang telah lama hidup dalam masyarakat Aceh.
“Kepedulian sosial adalah identitas kita. Dalam budaya Aceh, semangat tolong-menolong dan gotong royong sudah mengakar kuat,” ujarnya di sela siaran.
Ia menjelaskan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai tersebut. Menurutnya, puasa tidak hanya membentuk ketakwaan personal, tetapi juga melatih empati terhadap sesama, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Dalam konteks budaya dan kehidupan sosial, Tgk. H. Adnan Ali menyebut bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti berbagi makanan berbuka, membantu tetangga yang membutuhkan, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Budaya kita tidak bisa dipisahkan dari nilai agama. Ketika nilai kepedulian dijaga, maka kehidupan sosial akan harmonis,” katanya.
Siaran ini juga menyoroti peran media sebagai ruang edukasi publik. Melalui program obrolan budaya dan hiburan, RRI Banda Aceh berupaya menghadirkan konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga membangun kesadaran sosial masyarakat.
Pendengar yang mengikuti siaran turut menyampaikan tanggapan dan pertanyaan, terutama terkait bagaimana menumbuhkan kepedulian di kalangan generasi muda. Menanggapi hal tersebut, Tgk. H. Adnan Ali menegaskan pentingnya keteladanan dalam keluarga dan lingkungan.
“Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat. Jika orang tua dan tokoh masyarakat memberi contoh kepedulian, maka nilai itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Menutup perbincangan, ia berharap semangat memupuk kepedulian sosial tidak berhenti pada momentum tertentu, melainkan menjadi bagian dari karakter masyarakat sehari-hari.
Program ini menjadi salah satu upaya RRI Banda Aceh dalam menghadirkan dialog yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai budaya dan sosial di tengah dinamika kehidupan modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....