Hati-Hati! Dusta Bisa Hapus Pahala Puasa

  • 28 Feb 2026 21:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Ustaz Marsudin dari Dinas Syariat Islam Aceh menegaskan bahwa larangan berdusta menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah puasa Ramadan. Hal itu disampaikannya dalam lanjutan tausiyah bersama RRI Banda Aceh Pro 4.

Menurutnya, puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai upaya menjaga diri dari perbuatan yang dilarang, termasuk kebohongan yang dapat merusak nilai ibadah.

“Puasa itu bukan hanya mempuasakan perut, tetapi juga mempuasakan lisan dan hati. Jangan sampai pahala puasa berkurang karena dusta,” ujarnya.

Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa terdapat sejumlah perbuatan yang dapat menghapus nilai pahala puasa, salah satunya adalah berbohong.

Ustaz Marsudin menjelaskan, kebiasaan menyelipkan cerita yang tidak benar, meskipun dengan alasan bercanda atau mencairkan suasana, tetap termasuk dalam kategori dusta apabila tidak sesuai fakta.

“Niatnya mungkin hanya untuk membuat orang tertawa, tetapi kalau tidak benar, itu tetap tidak dibenarkan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa menjaga lisan selama Ramadan merupakan bagian dari latihan pengendalian diri yang menjadi tujuan utama ibadah puasa.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, menghindari candaan berlebihan yang mengandung kebohongan, serta memperkuat komitmen menjaga integritas diri.

“Ramadan adalah momentum memperbaiki akhlak. Jangan sampai ibadah yang sudah dijalankan seharian berkurang nilainya hanya karena kelalaian lisan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....