Berbakti pada Orang Tua Bagian dari Kesempurnaan Ibadah

  • 28 Feb 2026 21:24 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Kepala UPTD Pengembangan dan Pemahaman Al-Qur’an, Abdul Rani, menegaskan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian tak terpisahkan dari kesempurnaan ibadah seorang Muslim. Hal itu disampaikannya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Minggu 22 Februari 2026.

Menurut Abdul Rani, anak memiliki kewajiban memikirkan kenyamanan orang tua dalam beribadah agar mereka dapat melaksanakannya dengan lebih khusyuk dan tenang. Ia menekankan bahwa rida Allah sangat bergantung pada rida kedua orang tua.

“Doa orang tua itu sangat diridai oleh Allah. Karena itu, kewajiban anak adalah memastikan orang tuanya merasa nyaman, bukan justru tersakiti,” ujarnya.

Ia menyoroti fenomena sebagian orang yang terlihat rajin beribadah, namun masih membentak atau mengabaikan orang tua. Sikap tersebut, menurutnya, menunjukkan adanya persoalan dalam jiwa.

“Walaupun dia ahli ibadah, tetapi ketika berhadapan dengan orang tua masih membentak dan memarahi, itu ada penyakit dalam jiwanya,” tegasnya.

Abdul Rani mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, berkata kasar kepada orang tua, bahkan sekadar mengucapkan kata yang menyakiti hati mereka, tidak dibenarkan. Ia mengajak generasi muda untuk merendahkan hati dan bersikap lembut saat berinteraksi dengan ayah dan ibu.

“Ketika berhadapan dengan orang tua, tundukkan kepala dan hatimu. Jangan katakan sesuatu yang membuat hati mereka sakit,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa orang tua akan selalu merasakan kesedihan ketika anak atau cucunya dalam kesulitan. Namun sebaliknya, belum tentu anak merasakan kegelisihan yang sama ketika orang tuanya sakit atau dalam kondisi uzur.

Menurutnya, bakti kepada orang tua yang telah lanjut usia tidak cukup hanya melalui komunikasi jarak jauh. Kehadiran dan perhatian langsung dinilai jauh lebih bermakna dibanding sekadar menelepon atau mengirim pesan.

“Melakukan bakti kepada orang tua yang sudah tua atau uzur itu lebih penting daripada hanya cukup dengan komunikasi dari jarak jauh,” ujarnya.

Melalui momentum Ramadan, Abdul Rani mengajak masyarakat untuk kembali menguatkan komitmen berbakti kepada kedua orang tua sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan bentuk nyata akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....