Puasa Ramadan Latih Jiwa Sabar dan Keikhlasan
- 28 Feb 2026 21:15 WIB
- Banda Aceh
RRI.O.ID, Banda Aceh — Ustaz Marsudin dari Dinas Syariat Islam Aceh menegaskan bahwa puasa Ramadan merupakan sarana pembinaan jiwa untuk melahirkan pribadi yang sabar dan mampu mengendalikan hawa nafsu. Hal itu disampaikannya dalam lanjutan tausiyah bersama RRI Banda Aceh Pro 4 Kamis 19 Februari 2026.
Menurutnya, sejak waktu sahur hingga terbit imsak dan sepanjang siang hari, umat Islam dilatih menahan diri dari hal-hal yang sebenarnya dihalalkan oleh Allah, seperti makan, minum, hingga merokok.
“Kalau sesuatu yang dihalalkan saja mampu kita tahan di siang Ramadan, tentu yang diharamkan oleh Allah seharusnya lebih mudah untuk kita tinggalkan,” ujarnya.
| Baca juga: Ramadan Mengajarkan Makna Maghfirah |
Ia menjelaskan, esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses tarbiah atau pendidikan spiritual agar manusia mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang dibenci Allah, baik di bulan Ramadan maupun setelahnya.
Ustaz Marsudin juga menekankan bahwa puasa memiliki karakter berbeda dibanding ibadah lain karena bersifat sirriah atau tersembunyi. Ibadah ini tidak dapat dilihat secara kasatmata seperti salat, haji, atau umrah.
“Puasa itu ibadah yang sifatnya sir, tersembunyi. Orang di samping kita belum tentu tahu apakah kita benar-benar berpuasa atau tidak. Karena itu Allah memanggil dengan ‘ya ayyuhalladzina amanu’—wahai orang-orang yang beriman,” katanya.
Ia menilai, hanya orang-orang yang benar-benar beriman dan beribadah dengan niat lillahi ta’ala yang mampu menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan.
Dalam kesempatan itu, ia mengutip hadis qudsi yang menyatakan bahwa setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. “Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya,” sebutnya.
Menurutnya, tidak disebutkannya secara spesifik besaran pahala puasa menunjukkan betapa besar ganjaran yang Allah siapkan bagi hamba-Nya yang menjalankannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum pembinaan diri agar terbentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan bertakwa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....