Ramadan Momentum Bangun Kebiasaan Positif, Stop Begadang Sia-sia

  • 26 Feb 2026 09:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Banda Aceh, Deni Tegar Anjasmara, mengajak mahasiswa dan pelajar untuk mengubah pola pikir agar lebih produktif selama Ramadan.

Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh Pro 2, Rabu 26 Februari 2026, Deni menegaskan bahwa rasa lelah dalam menjalani aktivitas sekolah maupun kuliah tidak seharusnya dijadikan alasan untuk bermalas-malasan.

“Jangan berpikir seperti itu. Kita pasti bisa melaksanakan semua. Dulu waktu kuliah, kita pernah tidak makan, tapi tetap kuliah. Kenapa hari ini sekolah seolah-olah terasa sangat berat? Itu kembali pada mindset kita sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, pola pikir generasi muda saat ini perlu diarahkan agar lebih produktif, terutama dalam memanfaatkan waktu. Ia menyoroti kebiasaan sebagian anak muda yang menghabiskan waktu berjam-jam bermain gawai, seperti menonton media sosial atau bermain gim, tanpa pengaturan waktu yang jelas.

“Bukan tidak boleh bermain, boleh. Tapi harus dibagi waktunya. Jangan dari subuh sampai asar hanya scroll media sosial. Sekarang di HP bisa unduh Al-Qur’an, manfaatkan 30 menit untuk membaca Al-Qur’an, lalu bermain sebentar. Harus seimbang,” katanya.

Deni juga menyoroti kebiasaan begadang setelah salat tarawih dengan alasan tadarus, namun justru diisi dengan bermain gim di warung kopi hingga dini hari. Dampaknya, banyak pelajar bangun terlambat dan kurang produktif keesokan harinya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah, aktivitas harian, dan waktu hiburan agar Ramadan tetap dinikmati tanpa mengorbankan produktivitas.

Selain itu, Deni turut menanggapi tren olahraga menjelang berbuka puasa yang kini digemari anak muda. Menurutnya, olahraga sebelum berbuka merupakan pilihan yang baik selama dilakukan secara konsisten.

“Saya teringat kaidah, istiqamah itu lebih baik daripada seribu karamah. Konsisten itu memang sulit, baik dalam ibadah maupun olahraga. Tapi kalau waktu kita dibagi dengan baik, insyaallah bisa,” ujarnya.

Ia menambahkan, olahraga ringan sebelum berbuka puasa dapat membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan, asalkan tidak berlebihan dan tetap memperhatikan kondisi fisik.

Deni berharap generasi muda mampu menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, membangun kebiasaan positif, serta menjaga keseimbangan antara ibadah, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....