Ramadan Momentum Bentuk Kebiasaan Positif

  • 20 Feb 2026 12:23 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh -Bulan Ramadan disebut sebagai bulan pelatihan terbesar di dunia karena diikuti lebih dari satu miliar umat Muslim secara serentak. Ramadan menjadi momentum pembinaan diri yang terstruktur dan menyeluruh, dengan tujuan membentuk ketakwaan melalui peningkatan disiplin, akhlak, kedekatan dengan Al-Qur’an, serta menjaga kesehatan.

Anggota BKPRMI Aceh, Ustaz Fadhil Ismi menjelaskan, aspek pertama yang dilatih selama Ramadan adalah disiplin. Umat Muslim dibiasakan bangun lebih awal untuk sahur, melaksanakan salat berjamaah, serta mengatur waktu dengan lebih tertib.

“Kalau selama 30 hari kita mampu bangun lebih awal dan menahan diri, maka semestinya kebiasaan baik itu bisa diteruskan pada bulan-bulan berikutnya,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Kamis 19 Februari 2026.

Menurutnya, selain disiplin, Ramadan juga menjadi sarana pembentukan akhlak. Puasa melatih kesabaran, kejujuran, serta pengendalian emosi, termasuk menahan diri dari perilaku negatif seperti marah dan bergosip. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial dengan sikap ramah dan wajah cerah, karena akhlak yang baik dinilai lebih berharga dibanding sekadar materi.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah kedekatan dengan Al-Qur’an. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum umat Islam untuk meningkatkan intensitas membaca dan memahami makna Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Berbagai kegiatan seperti tadarus dan kajian keagamaan yang marak digelar selama Ramadan diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi kesehatan, Ustaz Fadil menilai puasa memberikan manfaat bagi tubuh karena memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Namun ia mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan saat berbuka puasa.

“Ramadan adalah pelatihan untuk hidup lebih sehat dan lebih baik, bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memperbaiki pola hidup secara menyeluruh. Semoga semangat perubahan selama Ramadan dapat terus kita jaga hingga setelah bulan suci berakhir,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....