Keutamaan Malam Pertama Tarawih

  • 19 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Malam pertama bulan suci Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada malam ini, umat Muslim mulai melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid maupun mushala. Salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan, sebagai bentuk penghambaan dan rasa syukur atas kesempatan kembali dipertemukan dengan bulan penuh berkah.

Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan secara lengkap mengenai keutamaan shalat tarawih di setiap malam, sepanjang bulan Ramadhan. Malam Ke-1: يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ Artinya: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

Suasana masjid pada malam pertama tarawih pun tampak berbeda dari hari-hari biasa. Jamaah yang hadir membludak, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan imam menghadirkan ketenangan dan kekhusyukan. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga, karena banyak yang kembali bertemu setelah sekian lama tidak berjumpa.

Selain pahala salat malam, tarawih di awal Ramadan juga menjadi sarana melatih konsistensi ibadah. Umat Islam diajak untuk membangun komitmen spiritual sejak hari pertama, agar semangat tersebut tetap terjaga hingga akhir Ramadan. Malam pertama menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, sedekah, serta memperbanyak doa.

Dengan segala keutamaannya, malam pertama tarawih bukan sekadar seremonial pembuka Ramadan, tetapi momentum pembaharuan diri. Harapannya, semangat yang tumbuh di malam awal ini mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, serta mengantarkan setiap Muslim meraih derajat takwa sebagaimana tujuan utama ibadah puasa Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....