RRI Banda Aceh Sukses Menggelar Debar dan Nobar Piala Dunia 2026
- 20 Jul 2026 22:17 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- RRI Banda Aceh sukses gelar Debar dan Nobar Piala Dunia 2026
- Seribuan warga padati Nobar Final Piala Dunia di RRI Banda Aceh
- Debar, Nobar, UMKM, dan Bioskop Keliling semarakkan Piala Dunia
RRI.co.id, Banda Aceh — Sorak sorai penonton, tepuk tangan bergemuruh, hingga yel-yel dukungan untuk tim favorit bergema memenuhi halaman depan LPP RRI Banda Aceh saat laga final Piala Dunia FIFA 2026 digelar, Senin 20 Juli 2026 dini hari. Sekitar seribu masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi Nobar dan Debar yang diselenggarakan RRI Banda Aceh, menciptakan suasana layaknya berada langsung di stadion.
Setiap peluang emas yang tercipta di lapangan disambut teriakan riuh penonton. Ketika gol tercipta, ratusan pendukung spontan berdiri, berpelukan, mengibarkan bendera, dan meneriakkan yel-yel dukungan bagi tim jagoannya. Sementara pada momen-momen menegangkan, suasana mendadak hening. Ribuan pasang mata tertuju ke layar lebar, menanti hasil setiap serangan, penyelamatan kiper, hingga keputusan wasit yang menentukan jalannya pertandingan.
Kemeriahan tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan Dengar Bareng (Debar) dan Nonton Bareng (Nobar) Pesta Bola Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar RRI Banda Aceh sejak 15-16 Juli 2026 pada babak semifinal, dilanjutkan perebutan tempat ketiga pada 19 Juli, hingga partai final pada 20 Juli 2026. Seluruh kegiatan dipusatkan di halaman depan RRI Banda Aceh, Jalan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh.
Tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar di dunia, kegiatan ini juga menjelma sebagai ruang berkumpul masyarakat. Anak-anak, remaja, mahasiswa, keluarga, hingga komunitas pecinta sepak bola tampak menikmati pertandingan bersama dalam suasana penuh keakraban. Sejumlah pelaku UMKM turut meramaikan lokasi dengan menghadirkan beragam kuliner khas Aceh, minuman, dan produk kreatif yang menambah semarak suasana hingga pertandingan usai.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi RRI Banda Aceh dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BP Kebudayaan) Aceh serta didukung sejumlah sponsor. Di sela-sela rangkaian pertandingan, masyarakat juga disuguhkan Bioskop Keliling yang difasilitasi BP Kebudayaan Aceh dengan menayangkan film-film nasional serta karya sineas lokal Aceh. Antusiasme pengunjung terlihat saat masyarakat memanfaatkan waktu sebelum pertandingan untuk menikmati pemutaran film bersama keluarga.
Suasana semakin meriah melalui berbagai kuis interaktif yang dipandu penyiar RRI. Para penonton tampak antusias mengikuti tantangan seputar sepak bola dan siaran RRI untuk memperebutkan berbagai hadiah doorprize yang disediakan sponsor. Gelak tawa dan sorak kemenangan para pemenang semakin menghidupkan suasana malam kebersamaan tersebut.
Tidak hanya menghadirkan hiburan, RRI Banda Aceh juga memastikan kegiatan dapat dinikmati semua kalangan. Dalam program Dengar Bareng (Debar), RRI mengundang Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Aceh untuk menikmati jalannya pertandingan melalui siaran radio yang menghadirkan narasi pertandingan secara langsung. Deskripsi permainan yang detail memungkinkan peserta merasakan tensi pertandingan dan atmosfer Piala Dunia tanpa harus melihat layar.
Ketua Tim Pemberitaan RRI Banda Aceh yang juga Ketua Panitia Debar dan Nobar, Arie Binsar, mewakili Kepala RRI Banda Aceh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata peran RRI sebagai media publik yang hadir di tengah masyarakat.
"Antusiasme masyarakat jauh melampaui harapan kami. Sejak babak semifinal hingga final, halaman RRI selalu dipenuhi penonton yang datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas. Kami ingin menghadirkan pengalaman menikmati siaran yang bukan hanya didengar melalui radio atau ditonton melalui layar, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh. Inilah semangat RRI sebagai media publik yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, budaya, dan hiburan yang sehat," ujar Arie.
Menurutnya, kehadiran komunitas, UMKM, Pertuni Aceh, serta dukungan berbagai mitra menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga mendorong tumbuhnya interaksi sosial dan perputaran ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh yang diwakili Kasubbag Umum Cut Zahrina menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama RRI Banda Aceh.
"Kami melihat kegiatan ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola bersama. Melalui Bioskop Keliling, masyarakat juga dapat menikmati film-film nasional dan karya sineas Aceh. Kolaborasi antara olahraga, media publik, dan kebudayaan menjadi cara yang efektif untuk menghadirkan hiburan yang edukatif sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat," kata Cut Zahrina.
Pelaksanaan Debar dan Nobar Pesta Bola Piala Dunia FIFA 2026 ini menjadi bagian dari komitmen RRI dalam menghadirkan pengalaman siaran yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, RRI tidak hanya menyampaikan informasi dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang publik yang memperkuat semangat sportivitas, persatuan, kebersamaan, serta kolaborasi antarinstansi dan komunitas. Tingginya partisipasi masyarakat selama empat hari pelaksanaan menjadi bukti bahwa media publik tetap memiliki ruang istimewa di hati masyarakat ketika mampu menghadirkan pengalaman yang inklusif, interaktif, dan menyatukan semua kalangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....