Penyelidikan FBI terhadap AFA Masuk Babak Baru di tengah Piala Dunia 2026
- 11 Jul 2026 16:48 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Perjalanan Timnas Argentina dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026 diwarnai kabar yang datang dari luar lapangan. Di tengah fokus La Albiceleste menghadapi fase gugur turnamen, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dilaporkan menjadi objek penyelidikan finansial oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI).
Berdasarkan laporan Inside World Football yang mengutip harian Argentina La Nacion, otoritas federal Amerika Serikat tengah menyelidiki dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan aliran dana lebih dari 300 juta dolar Amerika Serikat. Dana tersebut diduga mengalir melalui sejumlah bank serta perusahaan yang beroperasi di Amerika Serikat.
Laporan menyebutkan bahwa agen FBI bersama jaksa federal telah mulai mengumpulkan berbagai keterangan dan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas komersial AFA. Meski demikian, hingga kini belum ada dakwaan pidana yang diajukan, baik di Amerika Serikat maupun di Argentina. Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan FBI juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait proses penyelidikan tersebut.
Pusat perhatian penyelidikan mengarah kepada TourProdEnter LLC, perusahaan yang berbasis di Florida dan didirikan pada 2021 sebagai agen komersial internasional AFA. Perusahaan tersebut disebut menangani berbagai aktivitas bisnis federasi di pasar internasional, termasuk kerja sama sponsor, penyelenggaraan pertandingan persahabatan, serta pengelolaan hak siar.
Menurut laporan, TourProdEnter menerima hampir 300 juta dolar AS sepanjang 2022 hingga pertengahan 2024 melalui rekening di sejumlah bank besar Amerika Serikat, antara lain Bank of America, JPMorgan Chase, Citibank, PNC Bank, dan Synovus.
Penyidik kini berupaya memastikan apakah seluruh dana tersebut telah dicatat secara benar, dikenakan kewajiban perpajakan sesuai ketentuan, serta digunakan untuk kepentingan resmi federasi. Penelusuran juga difokuskan pada alur transaksi keuangan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Dalam proses persidangan yang berlangsung di negara bagian Georgia, sejumlah dokumen perbankan yang berkaitan dengan TourProdEnter turut diajukan sebagai bagian dari proses hukum. Namun, hakim masih memutuskan untuk menyegel rincian dokumen tersebut hingga seluruh tahapan persidangan selesai.
Pengacara yang terlibat dalam perkara tersebut, Tofoni, menolak memberikan komentar mengenai bukti-bukti yang sedang diperiksa pengadilan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap evaluasi terhadap kesepakatan komersial internasional harus berfokus pada transparansi, aliran dana, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa penentuan fakta maupun kesimpulan hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
Sementara itu, TourProdEnter membantah seluruh dugaan pelanggaran yang dialamatkan kepada perusahaan tersebut. Di sisi lain, AFA sebelumnya juga telah menepis tuduhan adanya penyimpangan dalam penyelidikan keuangan yang berlangsung di Argentina. Federasi bahkan menyatakan bahwa pengawasan terhadap kondisi finansial mereka sarat dengan kepentingan politik.
Program pemasaran dan kerja sama komersial AFA memang mengalami pertumbuhan signifikan setelah keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Popularitas Lionel Messi serta meningkatnya nilai komersial Tim Tango membuat pendapatan dari sponsor, hak siar, dan pertandingan internasional meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Penyelidikan tersebut berlangsung bersamaan dengan kiprah Argentina di Piala Dunia 2026. La Albiceleste baru saja memastikan langkah ke babak perempat final setelah mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar. Pertandingan itu sempat memunculkan kontroversi setelah kubu Mesir mempertanyakan sejumlah keputusan wasit yang dinilai lebih menguntungkan Argentina.
Selanjutnya, skuad asuhan Lionel Scaloni dijadwalkan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu, 12 Juli 2026. Di tengah upaya mempertahankan peluang meraih gelar dunia keempat, penyelidikan terhadap aktivitas finansial AFA dilaporkan masih terus berlanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....