Tunisia Ganti Pelatih usai Dibantai Swedia

  • 17 Jun 2026 09:31 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil langkah cepat menyusul hasil buruk yang diraih tim nasional pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Sabri Lamouchi resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih kepala setelah Tunisia menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Grup F.

Sebagai pengganti, federasi menunjuk pelatih asal Prancis, Herve Renard, untuk memimpin tim hingga berakhirnya Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa 16 Juni 2026 hanya beberapa hari setelah Tunisia mengalami kekalahan terbesar mereka pada fase awal turnamen.

Pergantian pelatih dilakukan sebagai upaya membangkitkan peluang Tunisia yang kini berada dalam posisi sulit di klasemen Grup F. Hasil negatif pada pertandingan pertama membuat wakil Afrika Utara itu terpuruk di dasar klasemen dan menghadapi tekanan besar untuk meraih hasil positif pada laga berikutnya.

Renard bukan sosok asing di sepak bola internasional. Pelatih berusia 57 tahun itu dikenal memiliki pengalaman menangani sejumlah tim nasional dan kerap sukses membangun tim yang disiplin serta solid dalam bertahan. Rekam jejaknya di berbagai turnamen besar menjadi salah satu alasan federasi mempercayakan tugas penyelamatan Tunisia kepadanya.

Setelah resmi ditunjuk, Renard langsung memimpin persiapan tim menghadapi pertandingan kedua fase grup. Ujian perdananya bersama Tunisia akan datang saat menghadapi Jepang pada 20 Juni mendatang di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko.

Laga melawan Jepang dipandang sangat menentukan bagi langkah Tunisia di Piala Dunia 2026. Kekalahan kembali akan memperkecil peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya, sementara kemenangan dapat membuka jalan untuk kembali bersaing di Grup F yang juga dihuni Belanda dan Swedia.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Renard diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan diri para pemain sekaligus memperbaiki performa tim yang tampil di bawah ekspektasi pada pertandingan pembuka turnamen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....