Perbedaan Sepeda Listrik dengan Sepeda Motor Listrik
- 14 Mei 2024 00:05 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Sepeda Listrik (e-bike, powerbike), merupakan sepeda alternatif ini sengaja diciptakan untuk kegunaan ditempat tertentu. Tenaga yang dihasilkan pun terbatas berbeda lazimnya kendaraan bermotor lainnya.
Dikutip dari laman Wikipedia, Sepeda motor listrik hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggeraknya. Sepeda listrik menggunakan baterai isi ulang sebagai sumber tenaga motor listrik.
Sepeda motor listrik membantu untuk mengurangi kelelahan dalam bersepeda. Jenis sepeda ini digemari oleh banyak orang, termasuk orang dengan keterbatasan kemampuan fisik dan kaum manula.
Struktur sepeda listrik baterai isi ulang lebih ringan dapat melaju dengan kecepatan 25 hingga 32 km/h (16 hingga 20 mph).
Motor pengerak motor listrik, sebagai alat bantu penggerak sepeda, bisa dipasang di berbagai posisi, seperti: hub roda depan, hub roda belakang, atau di bagian tengah rangka sepeda. Motor pada hub atau pusat roda akan bekerja dan memutar roda sepeda untuk menggerakkan sepeda.
Motor ini tidak berhubungan dengan pedal, jadi pedal dan motor memiliki sistem kerja yang terpisah dan berbeda. Motor hub pada sepeda listrik bisa menggunakan jenis brushless atau brushed.
Motor brushless atau gearless motor, terdiri dari kumparan tembaga dan magnet, listrik akan menghasilkan induksi magnet yang membuat motor berputar roda sepeda listrik.
Sedangkan brushed atau planetary motor, mempunyai sistem mekanika gerigi di dalamnya untuk memutar roda. Dan berfungsi juga sebagai gear untuk mengubah kekuatan dan kecepatan putaran roda sepeda listrik.
Jenis penggerak motor yang populer adalah center drive motor atau mid drive motor, motor listrik berada di tengah rangka sepeda. Motor terhubung dengan pedal dan rantai, menginisiasi atau menguatkan kayuhan pedal ke rantai sepeda, sehingga roda belakang akan berputar dan mendorong sepeda.
Di Banda Aceh, pengusaha pedagang sepeda listrik, Zulkifli, menjelaskan perputaran roda pasar penjualan sepeda listrik masih minim peminat. Sementara di luar Kabupaten Kota permintaan konsumen sepeda listrik meningkat.
Harga per unit sepeda listrik bervariasi dibanrol Rp.3juta sampai Rp.6juta per tergantung merk dan serinya. Juga melayani service dan menjual sparepart suku cadang sepeda listrik.
Upaya ini dilakukan untuk memudahkan konsumen merawat sepeda listriknya. Ada di jalur lintasan jalan Simpang Surabaya Banda Aceh, menuju Simpang Lambaro Aceh Besa
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....