Nova Widianto Kembali Tangani Ganda Campuran Pelatnas PBSI

  • 10 Agt 2026 11:04 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) kembali mempercayakan Nova Widianto untuk menangani sektor ganda campuran pelatnas. Ia ditunjuk sebagai kepala pelatih menggantikan Rionny Mainaky.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, menilai Nova memiliki modal pengalaman yang kuat untuk kembali membangun sektor ganda campuran Indonesia.

"Pengalaman Nova sebagai atlet sekaligus pelatih diharapkan mampu memberikan pendekatan baru dalam proses pembinaan. Kehadirannya juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasangan ganda campuran serta memperkuat persaingan Indonesia di turnamen internasional," kata Eng Hian dalam keterangannya.

Nova menempati posisi tersebut setelah PBSI mengakhiri kerja sama dengan Rionny Mainaky dan asistennya, Amon Sunaryo, pada akhir Juli. Keputusan itu diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap program pembinaan sektor ganda campuran. Penunjukan kali ini sekaligus menjadi kesempatan kedua bagi Nova memimpin sektor yang sama di Pelatnas PBSI. Sebelumnya, ia pernah dipercaya menduduki posisi kepala pelatih ganda campuran pada 2021.

Nova kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai kepala pelatih ganda campuran tim nasional Malaysia pada akhir Juli. Selama menangani sektor tersebut, ia berperan dalam mengembangkan sejumlah pasangan Malaysia hingga mampu menembus persaingan elite dunia.

Salah satu pencapaian penting Nova di Malaysia adalah keberhasilannya membawa Chen Tang Jie/Toh Ee Wei meraih gelar juara dunia BWF 2025. Pasangan tersebut mencatat sejarah sebagai ganda campuran Malaysia pertama yang memenangkan Kejuaraan Dunia.

Pada partai final di Paris, Prancis, Chen/Toh mengalahkan wakil China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-14. Kembalinya Nova diharapkan dapat memperkuat proses regenerasi sekaligus mengangkat kembali performa ganda campuran Indonesia ke level persaingan dunia.

Dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, 17-23 Agustus, Indonesia dijadwalkan mengandalkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Sementara itu, dua pasangan Indonesia lainnya, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, tidak ambil bagian dalam kejuaraan dunia tersebut.

Pengalaman Nova tidak hanya berasal dari dunia kepelatihan. Saat masih menjadi pemain, ia dikenal sebagai salah satu andalan Indonesia di sektor ganda campuran. Berpasangan dengan Liliyana Natsir, Nova berhasil merebut dua gelar juara dunia pada 2005 dan 2007 serta membawa pulang medali perak dari Olimpiade Beijing 2008.

Nova diharapkan mampu membawa pengalaman sebagai atlet dan pelatih ke dalam sistem pembinaan Pelatnas PBSI, sekaligus membantu mengembalikan ganda campuran Indonesia ke jajaran kekuatan utama dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....