Marc Marquez Akui Belum Punya Kecepatan Terbaik di MotoGP Jerman

  • 11 Jul 2026 16:50 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh: Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku belum memiliki kecepatan balap terbaik meski berhasil menjadi yang tercepat pada sesi latihan MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jumat, 10 July 2026. Juara dunia bertahan itu menilai masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi agar mampu tampil konsisten saat Sprint Race maupun balapan utama.

Marquez datang ke Sachsenring dengan status sebagai favorit kuat. Pembalap asal Spanyol tersebut memiliki catatan luar biasa di sirkuit sepanjang 3,67 kilometer itu dengan sembilan kemenangan di kelas MotoGP, sehingga banyak pihak kembali menjagokannya meraih hasil maksimal pada seri ke-11 musim ini.

Meski mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan menggunakan motor Ducati pabrikan dengan keunggulan 0,166 detik atas para pesaingnya, Marquez menilai catatan tersebut belum mencerminkan performanya dalam simulasi balapan. Menurutnya, kecepatan untuk satu putaran memang sudah cukup baik, tetapi ritme balap dalam jarak panjang masih perlu ditingkatkan.

"Kami menjalani simulasi pace seperti yang kami rencanakan. Hal yang positif adalah ketika saya mendorong lebih keras, catatan waktunya juga datang," ujar Marquez seperti dikutip dari Crash.

"Namun, saya masih harus memperbaiki beberapa hal jika ingin memiliki pace yang konsisten," lanjutnya.

Marquez menilai persaingan sesungguhnya baru akan terlihat pada sesi kualifikasi dan balapan. Ia juga menyadari ekspektasi publik terhadap dirinya di Sachsenring sangat tinggi mengingat dominasinya di lintasan tersebut selama bertahun-tahun.

"Kita lihat saja besok bagaimana posisi kami dan para rival karena mudah untuk memberikan tekanan kepada pembalap lain," katanya.

"Sepertinya di Sachsenring, kalau saya menang itu dianggap hal yang normal. Kalau saya kalah, yang berarti finis kedua atau ketiga, dan bagi saya itu tetap hasil yang bagus, justru itulah yang menjadi berita," ujar Marquez.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya belum merasa menjadi pembalap tercepat dalam simulasi balapan.

"Untuk satu putaran saya memang cepat. Tetapi untuk race pace, saya masih harus meningkatkan beberapa hal," ungkap pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Hari pertama Marquez di Sachsenring juga sempat diwarnai insiden kecelakaan saat sesi latihan bebas pertama (FP1). Ia terjatuh pada putaran ketiganya di Tikungan 3, salah satu titik yang dinilai cukup sulit setelah adanya perubahan kondisi permukaan lintasan.

Menurut Marquez, terdapat gundukan baru di bagian apex Tikungan 3 yang memengaruhi racing line ideal. Ia mengungkapkan bahwa beberapa pembalap Moto2 juga mengalami kecelakaan di lokasi yang sama, namun dirinya tidak cukup memperhatikan penyebab insiden tersebut sebelum turun ke lintasan.

"Di Tikungan 3 ada gundukan baru. Kalau ada gundukan baru, biasanya saya yang pertama menemukannya," kata Marquez.

"Itu kesalahan saya karena tidak menganalisis dengan baik kecelakaan di Moto2. Ada dua atau tiga pembalap Moto2 yang terjatuh di sana, dan saya hanya berpikir mereka pasti punya alasan," tambahnya.

Marquez menjelaskan gundukan tersebut membuat permukaan aspal sedikit terangkat sehingga pembalap tidak lagi bisa menggunakan racing line normal. Menurutnya, para pembalap kini harus mengambil jalur yang sedikit lebih melebar agar tetap menjaga stabilitas motor saat memasuki tikungan.

Meski mengalami insiden pada sesi awal, Marquez tetap optimistis mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan MotoGP Jerman 2026. Dengan pengalaman dan rekam jejak impresif di Sachsenring, ia masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memperebutkan kemenangan, meski mengakui para rival memiliki race pace yang sangat kompetitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....