Tim Thomas Hadapi Prancis dalam Laga Penentu, Tim Uber Adu Kekuatan Chinese Taipe
- 28 Apr 2026 15:38 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Tim bulutangkis Indonesia bersiap menghadapi laga krusial pada fase grup ajang beregu paling bergengsi, Thomas & Uber Cup Finals 2026, yang berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), tim Thomas Cup Indonesia akan melakoni pertandingan penentuan melawan Prancis pada 28 April 2026 demi memperebutkan status juara Grup D.
Indonesia yang berstatus unggulan kedua tergabung bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Sejauh ini, skuad Merah Putih tampil cukup meyakinkan setelah menang telak 5-0 atas Aljazair dan meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Thailand.
Kemenangan atas Prancis akan memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup D dan melaju ke babak perempat final dengan status unggulan grup.
Namun, peluang lain masih terbuka. Jika Indonesia kalah tipis 2-3 dari Prancis, sementara Thailand menang 5-0 atas Aljazair, Indonesia tetap lolos ke perempat final meski hanya sebagai runner-up grup.
Sementara skenario terburuk bisa terjadi apabila Indonesia kalah dengan skor 1-4 atau 0-5 dari Prancis. Kondisi itu berpotensi membuat Indonesia gagal melaju ke babak perempat final akibat perhitungan selisih kemenangan antar tim di Grup D.
Situasi di grup menjadi semakin ketat setelah Thailand secara mengejutkan berhasil menumbangkan unggulan kelima, Prancis, dengan skor 4-1. Hasil tersebut membuat persaingan tiga tim teratas di Grup D semakin terbuka.
Di sektor putri, tim Uber Cup Indonesia juga menghadapi laga hidup-mati untuk memperebutkan posisi juara Grup C. Indonesia yang menjadi unggulan ketujuh berada satu grup bersama Australia, Kanada, dan Chinese Taipei yang merupakan unggulan keempat.
Indonesia dan Chinese Taipei sama-sama tampil impresif dengan mencatat kemenangan sempurna 5-0 atas Australia dan kemenangan 3-2 atas Kanada. Dengan rekor identik tersebut, duel kedua tim akan menjadi laga puncak penentu juara grup.
Jika mampu mengalahkan Chinese Taipei, Indonesia akan keluar sebagai juara Grup C dan berpeluang menghadapi runner-up grup lain di babak perempat final, yang tentu menjadi keuntungan strategis untuk melangkah lebih jauh.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental atlet dalam setiap pertandingan.
“Saya berpesan kepada setiap pelatih untuk memastikan para atlet yang diturunkan pada setiap fase adalah yang paling siap kondisinya, baik dari segi fisik maupun mental bertanding. Sejauh ini, saya melihat anak-anak sudah memperlihatkan permainan dan perjuangan terbaik mereka, terlepas dari hasilnya, ada yang menang dan ada yang kalah,” ujar Eng Hian.
Ia juga berharap para pemain tetap tampil tenang, percaya diri, dan tidak terbebani tekanan.
“Saya berharap anak-anak bisa terus bermain dengan tenang, percaya diri, dan tidak terbebani oleh tekanan apapun. Tunjukkan karakter juara di setiap poin, di setiap rally, dan di setiap pertandingan. Saya yakin jika mereka bermain lepas dan menikmati setiap momen di lapangan, hasilnya akan mengikuti dengan sendirinya. Yang paling penting, bawa pulang kebanggaan untuk seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Sesuai jadwal, pengundian babak perempat final Uber Cup akan dilaksanakan pada 29 April 2026, sedangkan undian Thomas Cup digelar sehari setelahnya, 30 April 2026.
PBSI pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa terbaik agar para atlet Merah Putih mampu mengharumkan nama bangsa di ajang Thomas & Uber Cup Finals 2026 di Horsens.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....