Motor Mati Terobos Banjir, Jangan Langsung Dinyalakan

  • 24 Jan 2026 11:58 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Pengendara sepeda motor diimbau tidak langsung menyalakan mesin yang mati saat menerobos banjir. Tindakan tersebut berisiko menimbulkan kerusakan serius apabila air telah masuk ke komponen mesin.

Mekanik bengkel Samudera Speed, Ahmad Hafiz, mengatakan mesin motor yang mati di genangan air bisa menjadi indikasi adanya air di bagian vital kendaraan. Jika dipaksakan menyala, kondisi itu dapat merusak mesin secara permanen.

“Kalau mesin motor mati saat terobos banjir, jangan langsung dinyalakan sebelum dipastikan kondisinya aman,” kata Hafiz. Bengkel yang dikelolanya berada di Jalan Raya Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia menjelaskan, terdapat empat komponen utama yang perlu diperiksa sebelum mesin dihidupkan kembali. Pertama, kondisi oli mesin. Oli yang tercampur air biasanya berubah warna menjadi putih atau cokelat menyerupai susu.

Kedua, busi perlu dilepas untuk memastikan tidak ada air yang masuk ke ruang bakar. Air di ruang bakar berisiko menyebabkan water hammer yang dapat merusak mesin. Selain itu, busi dan cop busi sebaiknya dikeringkan karena sering menjadi penyebab motor mati setelah melewati banjir.

Ketiga, filter udara harus dipastikan dalam kondisi kering dan tidak rusak. Jika filter berbahan kertas dalam keadaan basah, sebaiknya dilepas sementara karena berpotensi hancur dan tersedot ke ruang bakar.

Keempat, khusus sepeda motor matik, pengendara perlu memeriksa slang indikator pada bagian CVT. Jika terdapat air atau kotoran, slang dapat dilepas sementara agar air yang masuk ke CVT dapat keluar.

Menurut Hafiz, seluruh pemeriksaan tersebut dapat dilakukan secara mandiri oleh pengendara dengan menggunakan peralatan standar bawaan motor, seperti obeng, tang, dan kunci busi.

Dengan pemeriksaan yang tepat, risiko kerusakan mesin akibat banjir dapat diminimalkan sehingga sepeda motor dapat kembali digunakan dengan aman.

(Sumber: otomotifnet.gridoto )


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....