Kodam IM Bersama BPBPK Sepakati Pengelolaan Sarana PON
- 02 Sep 2025 14:32 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, menerima audiensi Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh, Tommy Permadhi beserta rombongan di ruang kerja Pangdam IM, Makodam Iskandar Muda, pada Senin (1/9/2025).
Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka membahas rencana serah terima dua venue, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang berada di lingkungan Kodam Iskandar Muda, yakni Lapangan Tembak Rindam IM dan Lapangan Tenis Jasdam IM. Kedua fasilitas tersebut telah digunakan sebagai sarana pendukung pelaksanaan PON XXI, yang digelar pada 9 hingga 20 September 2024 lalu, dan kini tengah dipersiapkan untuk proses serah terima secara resmi.
Pangdam IM menegaskan pentingnya perawatan dan pemanfaatan berkelanjutan, terhadap infrastruktur olahraga yang ada. Menurutnya, Lapangan Tembak Rindam IM dan Lapangan Tenis Jasdam IM harus terus dijaga kualitas dan fungsinya, sehingga dapat menjadi pusat kegiatan olahraga berstandar nasional.
Menurutnya, fasilitas ini adalah aset yang sangat berharga. Pihaknya berharap lapangan tembak dan lapangan tenis yang berada di lingkungan Kodam IM, dapat terus dipelihara dan digunakan untuk membina prestasi atlet, serta menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Untuk itu jangan sampai sarana ini terbengkalai setelah PON berakhir.
“Kami siap untuk terus bersinergi dengan BPBPK Aceh dalam mendukung program pembangunan pemerintah, termasuk dalam bidang peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga di Aceh,” ungkapnya.
Adapun turut mendampingi Pangdam IM dalam audiensi tersebut antara lain Danrindam IM, Aslog Kasdam IM, Kajasdam IM, Dandenmadam IM, Wakazidam IM, dan Wakapendam IM. Sementara dari pihak BPBPK Aceh hadir Kasatker P2P Aceh, Kasatker PPS Aceh, PPK PPS Aceh, Staf PPS Aceh, dan Staf BNM BPBPK.
Audiensi ini diakhiri dengan sesi diskusi mendalam terkait mekanisme serah terima dan rencana pemanfaatan ke depan, serta penegasan komitmen bersama untuk memastikan keberlanjutan fungsi venue PON XXI sebagai aset penting bagi pembangunan olahraga dan pembinaan prestasi di Aceh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....