Mantan Atlet Taekwondo Bawa Hapkido Tumbuh di Aceh

  • 31 Jul 2025 21:38 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Olahraga bela diri Hapkido mulai menunjukkan perkembangan positif di Aceh berkat dedikasi Firman, pelatih yang juga mantan atlet Taekwondo. Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (29/7/2025), Firman menceritakan awal mula ia terjun ke dunia Hapkido dan perannya dalam mengembangkan olahraga ini di Tanah Rencong.

Firman mengaku pertama kali mengenal Hapkido setelah cukup lama menekuni Taekwondo dan meraih berbagai prestasi, termasuk medali emas di Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2014. Merasa perlu menggali ilmu bela diri baru, Firman pun mulai mencari cabang alternatif dan menemukan Hapkido, bela diri asal Korea Selatan yang juga telah berkembang di Indonesia.

“Waktu itu saya lihat ada Hapkido nasional, kemudian ada juga kegiatan langsung dari Korea di USK (Universitas Syiah Kuala). Saya langsung tertarik dan mencari tahu siapa pengembangnya. Ternyata orang Taekwondo juga. Dari situ saya komunikasi, dan dalam tiga bulan kemudian, Hapkido resmi masuk Aceh,” kisah Firman.

Dengan latar belakang sebagai pelatih, Firman dipercaya menjadi leader atau pelatih utama Hapkido untuk wilayah Aceh bersama sejumlah rekan lainnya. Seiring waktu, peminat Hapkido di Aceh mulai bertambah.

Ia juga menjelaskan sistem pelatihan dan kenaikan sabuk dalam Hapkido yang dilakukan secara bertahap. “Setelah short course, peserta biasanya langsung naik dari sabuk putih ke kuning. Ujian kenaikan tingkat dilakukan setiap tiga bulan dengan syarat kehadiran minimal 80 persen dalam sesi latihan,” jelas Firman.

Meskipun belum sepopuler bela diri lainnya, Firman optimistis Hapkido akan terus berkembang di Aceh, terutama karena nilai-nilai kedisiplinan, bela diri, dan pembinaan karakter yang ditanamkan dalam setiap latihannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....