Percasi Aceh Susun Program Kerja dan Agenda Kompetisi

  • 31 Agt 2026 09:16 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh: Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Aceh menyusun sejumlah program kerja dan agenda kompetisi untuk memperkuat pembinaan serta meningkatkan prestasi atlet catur di Aceh.

Program tersebut dibahas dalam rapat perdana Pengprov Percasi Aceh yang berlangsung di Banda Aceh, Minggu 30 Agustus 2026 malam. Rapat dihadiri Ketua Percasi Aceh M. Hendrik Friasayani, Ketua Harian Syarkawi Yuzan, Wakil Ketua IV Zulfadli, Sekretaris M. Taufik WNM, Bendahara Jalaluddin dan sejumlah pengurus lainnya.

Ketua Percasi Aceh, M. Hendrik Friasayani, mengatakan rapat perdana menjadi momentum untuk menyatukan langkah pengurus dalam menjalankan roda organisasi dan menyusun program kerja ke depan.

“Setelah rapat perdana ini, kita akan segera bergerak menjalankan sejumlah agenda yang sudah dibahas. Kita ingin Percasi Aceh lebih aktif, solid dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan prestasi catur Aceh,” ujar M. Hendrik Friasayani.

Salah satu agenda terdekat adalah melakukan audiensi dengan Gubernur Aceh, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Ketua DPRA selaku para pembina Pengprov Percasi Aceh, serta pihak lain yang dianggap perlu.

Audiensi tersebut akan membahas dukungan dan sinergi dalam pengembangan olahraga catur di Aceh.

Percasi Aceh juga akan menyiapkan program kerja dan proposal kegiatan untuk diajukan dalam APBA Perubahan 2026 dan APBA 2027.

“Kita akan menyusun program dan proposal secara terukur, sehingga kegiatan yang diajukan nantinya benar-benar mendukung pembinaan atlet, kompetisi dan pengembangan organisasi Percasi di Aceh,” kata Hendrik.

Dalam bidang kompetisi, Percasi Aceh merencanakan pelaksanaan event bulanan di sekitar Banda Aceh. Selain itu, event mingguan Percasi Aceh secara online akan mulai dilaksanakan pada September 2026.

“Kegiatan mingguan online ini diharapkan menjadi wadah bagi pecatur untuk tetap berkompetisi secara rutin. Sedangkan event bulanan akan kita arahkan sebagai ajang tatap muka sekaligus pembinaan pecatur,” jelasnya.

Pengprov Percasi Aceh juga mempersiapkan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), dan pelantikan pengurus. Pelaksanaan kegiatan tersebut masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Sementara di bidang organisasi, Percasi Aceh akan segera menunjuk caretaker atau pelaksana tugas bagi Pengurus Percasi Kabupaten/Kota yang masa kepengurusannya telah berakhir.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari kevakuman organisasi sekaligus mempersiapkan pembentukan kepengurusan definitif di masing-masing daerah.

“Kita ingin seluruh Kabupaten/Kota memiliki organisasi yang aktif. Karena itu, daerah yang masa kepengurusannya sudah berakhir akan segera kita tindak lanjuti sesuai mekanisme organisasi,” ujar Hendrik.

Ia menambahkan, seluruh program akan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan koordinasi dan kebersamaan seluruh pengurus.

“Kita tidak hanya ingin organisasi berjalan, tetapi juga bagaimana pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dan prestasi catur Aceh bisa semakin baik ke depannya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....