Siswi MTsN 1 Banda Aceh Raih Perak pada OPSI Kemendikdasmen

  • 30 Sep 2026 22:28 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Malang - Prestasi membanggakan bidang riset diraih dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Model Banda Aceh, pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tingkat Nasional 2026. Nafisah Zidaputri dan Aysha Xaviera Al Rescha (kelas IX-2), berhasil meraih medali perak dalam ajang yang berlangsung secara luring, di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada 24 hingga 30 September 2026. Adapun pengumuman atas prestasi tersebut, disampaikan pada Selasa, 29 September 2026.

Tim MTsN 1 Banda Aceh hadir bersama pembimbing, Nurmahni Harahap dan Rizka Anggia Dinda dalam rangkaian OPSI yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari menyampaikan apresiasi atas capaian terbaik, bersama riset siswa madrasah, dalam Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT) jenjang MTs/SMP/sederajat ini.

"Capaian itu sekaligus menjadi bukti bahwa siswa madrasah di Aceh memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan akademik, inovasi, dan penelitian yang mampu bersaing secara nasional. Juga dengan capaian riset ini, kian menyemangati tim riset madrasah lainnya di Aceh," harapnya Kakanwil Azhari, saat pelepasan Kontingen PPSN VI ke Malang, Selasa, 29 September 2026.

"Kita juga berharap capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berani meneliti, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Bagi Kemenag dan madrasah, capaian tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya riset dan inovasi di kalangan peserta didik," imbuhnya.

Kepala MTsN 1 Banda Aceh, Ummiyani menjelaskan, sebelum final dari pengumuman Puspresnas, ditetapkan Tim MTsN 1 Banda Aceh berhasil menembus tahap final setelah bersaing dengan 820 tim yang mengunggah laporan akhir penelitian.

"Prestasi yang diraih Nafisah dan Aysha menjadi pencapaian penting bagi madrasah, terlebih karena keduanya mampu meraih posisi kedua nasional di tengah ketatnya persaingan dalam ajang penelitian ilmiah tingkat pelajar tersebut," ujar Ummiyani, yang juga Ketua Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Aceh.

Keduanya tercatat berhasil meraih prestasi di antara sekitar 39.000 peserta yang mengikuti rangkaian kompetisi OPSI 2026. Penelitian EduSecure IoT mengembangkan konsep smart room sekolah berbasis Internet of Things (IoT), yang mengintegrasikan sejumlah teknologi, di antaranya pengenalan wajah, pemantauan okupansi ruangan, serta efisiensi penggunaan energi.

Melalui sistem ini, lanjutnya, pengguna ruangan dapat diidentifikasi dan jumlah orang yang berada di dalam ruangan dapat dipantau. Informasi itu selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan penggunaan listrik secara lebih efisien.

Pengembangan EduSecure IoT menjadi bagian dari upaya peserta didik MTsN 1 Banda Aceh memanfaatkan teknologi untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan sekolah. Selain aspek keamanan melalui identifikasi pengguna, sistem tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan energi berdasarkan kondisi penggunaan ruangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....