TEP Universitas Indonesia Dorong Pala Werianggi Jadi Produk Unggulan Papua Barat

  • 08 Sep 2026 16:54 WIB
  •  Banda Aceh
Poin Utama
  • TEP UI dorong pengembangan pala Werianggi melalui riset dan uji laboratorium.
  • Pala dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, mulai dari pangan hingga sektor kesehatan dan kecantikan.
  • UMKM masyarakat diperkuat melalui pelatihan pengolahan, kemasan, branding, pemasaran digital, dan standardisasi produksi.

RRI.CO.ID, Papua Barat - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) 2026 mendorong komoditas pala di Kampung Werianggi, Papua Barat, dikembangkan menjadi produk unggulan bernilai tambah melalui riset dan pengujian laboratorium. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi pala tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan secara sederhana, tetapi dapat dikembangkan berdasarkan data dan bukti ilmiah.

Ketua TEP UI, Tri Wahyuni, Ph.D., mengatakan penelitian laboratorium menjadi bagian penting dalam proses pengembangan komoditas pala karena dapat memberikan informasi ilmiah mengenai bahan yang akan dikembangkan.

“Penelitian laboratorium menjadi salah satu fondasi karena dapat memberikan informasi ilmiah mengenai bahan yang akan dikembangkan,” ungkap Tri Wahyuni, Senin (6/9/2026).

Pengujian yang didorong TEP UI melalui Laboratorium Farmasi UI antara lain mencakup determinasi tumbuhan dan skrining fitokimia. Hasil pengujian tersebut nantinya dapat menjadi data awal untuk menentukan arah pengembangan produk pala.

Selama ini, masyarakat Kampung Werianggi telah memanfaatkan pala sebagai bahan pangan dengan mengolahnya menjadi berbagai produk, seperti manisan pala, permen pala, sari pala, hingga bahan tambahan pembuatan kue bolu. Potensi tersebut juga dikembangkan melalui UMKM Ayawata yang melibatkan ibu-ibu di Kampung Werianggi dalam pengolahan komoditas lokal.

TEP UI menilai hasil uji laboratorium dapat menjadi dasar untuk memperkuat kualitas bahan baku, keamanan produk, standardisasi, kemasan, hingga strategi pemasaran. Apabila penelitian lanjutan menunjukkan potensi yang sesuai, pala Werianggi berpeluang dikembangkan untuk berbagai sektor, mulai dari pangan, kesehatan, kecantikan hingga obat-obatan, dengan tetap memperhatikan keamanan, mutu, manfaat yang dapat dibuktikan, dan ketentuan regulasi.

Selain penelitian, pengembangan juga diarahkan pada peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan pengolahan, pengemasan, branding, pemasaran digital, pencatatan usaha, serta penerapan standar produksi. TEP UI berharap pendekatan berbasis riset tersebut dapat mempertemukan kekayaan hayati lokal dengan inovasi akademik, sehingga pala mampu menjadi salah satu produk unggulan yang memberikan nilai tambah dan memperkuat perekonomian masyarakat Papua Barat. //OZI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....