Tokoh Ulama Indonesia Maman Abdurahman Tutup Usia
- 22 Jun 2026 10:23 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Jakarta - Salah satu tokoh ulama Indonesia, Prof. K.H. Maman Abdurahman yang merupakan Ketua Majelis Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), dan Ketua Umum PP Persatuan Islam masa jihad 2010 - 2015, serta ayahanda dari Prof. Hilman Latief, mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, wafat di Bandung pada Minggu, 21 Juni 2026. Sebelum meninggal almarhum menjalani perawatan di RS Muhammadiyah Bandung.
Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag Muhammad Fuad Nasar menyebut almarhum sebagai ulama dan pendidik yang konsisten menjaga nilai-nilai agama dengan kata dan perbuatan. Mampu berkomunikasi dan membangun hubungan dengan berbagai kalangan, sehingga sikap terbuka tersebut menjadikannya tokoh yang dihormati.
Menurut Fuad Nasar semasa hidupnya K.H. Maman Abdurahman pernah mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Pengkajian dan Penelitian. Keluarga besar Kementerian Agama di bawah pimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya K.H. Maman Abdurahman. Salah satu tokoh ulama dan pemuka ormas Islam, yang merupakan mitra Kementerian Agama dalam membimbing dan memajukan umat.
"Dalam catatan kami, sekitar tahun 2015, setahun setelah disahkannya Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU No 33 Tahun 2014), K.H. Maman Abdurahman selaku unsur pimpinan MUI menyampaikan pesan dan harapan agar umat Islam meninggalkan makanan yang syubhat apalagi yang sudah jelas-jelas haram. Jika sudah syubhat, tinggalkan saja. Ia juga menghimbau kepada produsen makanan jangan bohong dengan produk yang mereka jual," tutur Fuad Nasar.
Adapun K.H. Maman Abdurahman dilahirkan di Ciamis, Jawa Barat pada 7 Agustus 1948, dari keluarga yang sederhana. Sejak kecil dunia pesantren membentuknya menjadi ulama dan terus menuntut ilmu hingga meraih sarjana. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di kampungnya sambil mengaji kitab di pesantren.
Semasa muda pernah berguru kepada K.H.E. Abdurahman di Pesantren Persis Pajagalan Bandung. Melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba).
Dalam pengabdian di dunia pendidikan, Maman Abdurahman merupakan dosen Pascasarjana Unisba Bandung dan Dosen Luar Biasa pada Pascasarjana IAIN-UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....