Menteri Agama Dorong PTKN Perkuat Konsep Ekoteologi
- 22 Jun 2026 10:19 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mendorong Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, ilmu pengetahuan, dan pelestarian lingkungan melalui penguatan konsep ekoteologi dalam pendidikan tinggi Islam.
Menag menegaskan bahwa hubungan manusia dan alam tidak dapat dipisahkan. Keduanya merupakan ciptaan Allah SWT, yang berada dalam satu kesatuan eksistensi. Menurutnya, paradigma tersebut perlu menjadi landasan dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan.
Untuk itu menurutnya, PTKN harus menyusun kurikulum yang tidak hanya mengajarkan aspek keagamaan dan sains secara terpisah, tetapi juga menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan hidup.
“Alam dan manusia adalah makhluk Allah yang bersifat non-dualistik. Keduanya tidak terpisahkan dari Sang Pencipta dan menjadi bagian dari manifestasi kebesaran-Nya. Konsep ekoteologi berangkat dari kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Oleh karena itu, pelestarian lingkungan harus dipahami sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan,” jelasnya pada Senin, 22 Juni 2026.
Adapun Perguruan tinggi perlu menjadi motor penggerak lahirnya kesadaran ekologis yang berbasis pada nilai-nilai teologis. Ini penting agar upaya menjaga lingkungan tidak sekadar menjadi gerakan teknis, tetapi juga gerakan moral dan spiritual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....