DVI Polri Dikerahkan untuk Identifikasi Korban Banjir Aceh

  • 09 Des 2025 00:14 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Aceh Besar: Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan tim Disaster Victim Identification (DVI) ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera, termasuk Aceh, untuk mempercepat proses identifikasi jenazah. Langkah ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh, Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025) malam.

Kapolri menyebutkan bahwa kehadiran tim DVI menjadi unsur krusial dalam penanganan korban bencana, terutama di daerah-daerah yang mengalami banjir bandang dan longsor.

“Biasanya ada jenazah yang perlu diidentifikasi. Karena itu kami menurunkan tim DVI agar prosesnya cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Jenderal Sigit.

Selain tim DVI, Polri juga mendatangkan tim trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis penyintas di lokasi pengungsian.

Hingga saat ini, Polri telah mengerahkan 12.397 personel dalam operasi kemanusiaan tersebut. Dukungan lainnya mencakup armada udara—tiga helikopter di Aceh, dua di Sumatera Utara, serta satu helikopter di Sumatera Barat—termasuk pemindahan pesawat dan heli secara bertahap sesuai perkembangan kondisi lapangan.

Untuk mendukung proses pencarian korban, Polri juga menyiapkan pasukan K-9 yang mampu mendeteksi keberadaan korban di area sulit. Di Aceh terdapat 15 personel K-9 dengan tiga ekor anjing pelacak, sementara di Sumut dan Sumbar masing-masing 14 dan 10 personel.

Di sektor logistik, Polri menyiapkan 213 ton beras sebagai stok cadangan di posko apabila suplai dari BNPB mengalami kekurangan.

“Semua kekuatan kami kerahkan untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat, termasuk identifikasi jenazah dan pemulihan kondisi masyarakat,” tegas Kapolri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....