Delegasi UIN Ar-Raniry Hadiri Silaturahmi Kerja Nasional

  • 23 Nov 2025 15:19 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, berpartisipasi dalam Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas), Forum Direktur Pascasarjana PTKIN (Fordipas) XII dan The 5th International Conference on Islam, Law and Society (INCOILS), yang berlangsung di Hotel Grand Rohan, Yogyakarta, pada 21 hingga 23 November 2025.

Delegasi UIN Ar-Raniry dipimpin Direktur Pascasarjana Prof. Eka Srimulyani, didampingi Wakil Direktur Prof. T. Zulfikar, Ketua Prodi S3 Studi Islam Prof. Syamsul Rijal, serta Sekretaris Prodi S3 Studi Islam Dr. Zubaidah. Selain menghadiri agenda utama, delegasi juga melakukan benchmarking Prodi S3 Studi Islam ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada 21 November 2025.

Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga selaku tuan rumah, Prof. Moch. Nur Ichwan, menyampaikan bahwa Silaknas Fordipas, merupakan forum strategis untuk memperkuat jejaring antar Pascasarjana PTKIN se-Indonesia. Sementara itu, INCOILS dipandang sebagai ruang konsolidasi akademik dan riset untuk memperkuat kontribusi ilmiah PTKIN dalam isu-isu global.

“Konferensi tahun ini mengusung tema “Religion, Law, and Environmental Sustainability” dengan menghadirkan sepuluh panel diskusi. Beragam isu lingkungan dibahas dari perspektif agama, hukum, ekoteologi, sosial, ekonomi, hingga pendidikan. Sejumlah pakar internasional turut berpartisipasi, antara lain Prof. Michael S. Northcott (University of Edinburgh), Dr. Stéphane Lacroix (Sciences Po Paris), dan Prof. Anna M. Gade (University of Wisconsin-Madison), bersama akademisi nasional,” jelasnya.

Adapun Prof. Eka Srimulyani dari UIN Ar-Raniry, tampil sebagai pembicara kunci dengan menyampaikan kajian mengenai peran ulama perempuan Aceh, dalam mendorong kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam.

“Isu lingkungan dan ketimpangan gender merupakan tantangan global yang saling terkait, sehingga membutuhkan pendekatan akademik yang integratif dan transformative,” ungkap Prof. Eka.

Dalam rangkaian Silaknas Fordipas, forum juga menyepakati pembentukan Perkumpulan Ilmuwan Studi Islam Indonesia (PISII) atau Indonesian Association of Islamic Studies Scholars (IAISS). UIN Ar-Raniry dipercaya sebagai Bendahara Pengurus yang bertugas mengawal proses legalitas organisasi bersama perwakilan Pascasarjana PTKIN lainnya. Silaknas Fordipas XII ditutup dengan penetapan Padang, sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....