Makna Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97
- 28 Okt 2025 16:42 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 Tahun 2025 akan digelar Selasa (28/10) malam di Hall Basket, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, peringatan tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas generasi demi kemajuan bangsa.
Acara puncak akan dimeriahkan oleh penampilan musisi kenamaan nasional Vierratale dan Idgitaf. Selain hiburan, kegiatan juga diisi dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan nasional.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penayangan sejarah Sumpah Pemuda serta pembacaan ikrar Sumpah Pemuda oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir.
Menpora Erick Thohir dalam keterangannya yang dikutip dari laman Kemenpora RI menyampaikan, tema peringatan HSP ke-97 “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” mengandung pesan bahwa kejayaan Indonesia di masa depan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas elemen bangsa.
“Semangat ini sejalan dengan arah pembangunan kepemudaan dalam RPJMN dan Asta Cita yang menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah, peran organisasi kepemudaan, inovasi generasi muda, serta penguatan jejaring nasional dan global,” ujar Menpora.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga merilis logo nasional Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Logo bernuansa merah itu menggambarkan semangat persatuan dan daya juang bangsa, dengan unsur utama berupa sayap burung garuda, empat tangan membentuk sayap, panah ke kanan, gerak melingkar, besi, serta cahaya di tengahnya.
“Filosofi keseluruhan logo ini adalah metafora perjalanan bangsa — ditempa oleh waktu, diputar oleh cahaya, namun selalu menghasilkan sejarah,” jelas Erick Thohir.
Peringatan HSP tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....