SPPG Pastikan Keamanan Pangan MBG di Banda Aceh

  • 25 Feb 2025 14:41 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam hal ini Kodim 0101 Banda Aceh memastikan keamanan pangan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, sudah ada 2 dapur sehat di wilayah tersebut.

Kodim 0101/KBA Banda Aceh berkomitmen untuk menjaga kestabilan distribusi program Makanan Bergizi Gratis yang terus bergulir di wilayah tersebut. Saat ini, sudah ada 2 dapur sehat yang beroperasi. Penambahan 1 dapur sehat dilakukan di wilayah Kecamatan Syiah Kuala. Sebelumnya, dapur sehat sudah dikelola oleh Yayasan Nasabe Pangan Bergizi yang bertempat di Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng.

Perwira Seksi Teritorial Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/KBA Mayor (Inf) Sumastono mengatakan bahwa untuk di Gampong Lambhuk, saat ini melayani sekitar 3.485 orang, termasuk ibu hamil dan menyusui, serta pelajar dari tingkat Paud hingga SMA. Sedangkan dapur sehat di kawasan Syiah Kuala hanya memfasilitasi 1.521 penerima manfaat.

“Pengawasan dari kami dilakukan tiap hari karena ada Babinkamtibmas di sana yang melekat, dan memberikan laporan rutin bersama bukti dokumentasi foto mereka ke pimpinan. Kami selalu bersinergi dengan BPOM, BGN, termasuk Kepala SPPG. Juga rekan-rekan kami di SPPI. Jadi, apabila ada kendala, kami saling berkomunikasi,” terangnya, Selasa (25/2/2025).

Pasi Teritorial Kodim 0101/KBA Mayor (Inf) Sumastono juga menambahkan bahwa untuk dapur sehat di kawasan Syiah Kuala, prosesnya masih dilakukan secara bertahap, termasuk adanya masukan terkait lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum representatif.

Dia berharap ke depannya juga akan hadir perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dapat berkoordinasi langsung dengan SPPG atau dapur sehat yang dibangun. Namun begitu, sejauh ini dipastikan belum ada kendala berarti dalam hal keamanan pangan yang menjadi bagian dari pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Banda Aceh.

“Kami berharap segera adanya kantor khusus yang nantinya akan ada perwira, baik TNI/Polri berpangkat Pamen, yang berkantor di Aceh ini di bawah langsung BGN atau dari personel BGN langsung. Juga adanya kesinambungan dan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat yang harus berpikiran positif. Program MBG diharapkan bisa meningkatkan mutu gizi anak-anak kita, apalagi bagi mereka yang kurang mampu, sehingga terhindar dari stunting,” lanjutnya.

Dia berharap adanya koordinasi yang lebih baik ke depan, termasuk dukungan masyarakat yang harus menyadari fungsi MBG dalam pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting, serta ibu hamil. Lebih jauh lagi, dampak ekonomi bagi petani dan UMKM di sekitar lokasi SPPG diharapkan dapat turut mengambil manfaat dari program yang berjalan.

Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....