Kopi Khop, Ngopi Anti Mainstream Dengan Gelas Terbalik

  • 30 Jun 2024 16:10 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Daerah Aceh dikenal sebagai daerah yang memiliki kopi unggulan dengan keunikan rasa, Selain rasanya yang unik dan nikmat, unik juga dalam penyajiannya. Salah satu keunikan tradisi minum kopi di Aceh adalah disajikan dengan gelas terbalik, masyarakat Aceh menyebutnya Kupi Khop yang artinya adalah Kopi terbalik.

Kopi khop berasal dari pesisir pantai barat Aceh, tepatnya daerah Meulaboh salah satu daerah produksi kopi berkualitas. Kopi khop merupakan sebutan untuk kopi yang diolah dengan cara tradisional, yaitu dengan cara disangrai menggunakan arang dan digiling secara manual. Proses pengolahan kopi ini membuat cita rasanya menjadi lebih khas dan berbeda dengan kopi-kopi lainnya.

Kopi khop menggunakan Kopi jenis Robusta yang ditunbuk kasar, Penyajiannya biasanya dengan cara diseduh, menggunakan teknik seperti menyajikan Kopi tubruk atau Kopi Aceh, hal ini pula yang menghasilkan aroma yang sangat kuat dan cita rasanya yang semakin nikmat sehingga banyak orang yang menyukainya. Dengan menikmati Kopi khop khas Aceh Barat, kita bisa merasakan kelezatan dan kenikmatan kopi.

Mungkin saja bagi anda yang belum pernah menikmati sensasi rasa Kopi khop akan bertanya bagaimana jika ingin menikmati Kopi ini? Mengapa gelasnya dibalik? Kan pasti tumpah? Tapi tenang saja, walaupun Kopi khop disajikan terbalik, namun tidak akan tumpah, karena disajikan di atas piring kecil sehingga menutup pinggir gelas dan airnya tidak akan tumpah.

Segelas Kopi khop yang disajikan akan diberikan pipet atau sedotan yang sudah diselipkan, sedotan ini berguna untuk mengeluarkan air kopi dari balik gelasnya. Setiap kali mau minum Kopi nya, harus ditiup terlebih dahulu menggunakan sedotan diantara area pinggiran gelas agar kopinya keluar sedikit demi sedikit dan tidak keluar bersama serbuknya.

Kemudian setelah itu kopi sudah bisa dinikmati baik dengan cara menyeruput langsung dari piring atau bisa menyesap tetes-tetes kenikmatan Kopi dari celah gelas menggunakan sedotan. Saat ini pada warung Kopi yang menyediakan Kopi khop menawarkan berbagai varian rasa, diantaranya Kopi khop Original, Kopi khop susu, Kopi khop susu coklat dan Tower, serta menawarkan dua versi: panas dan dingin.

Mungkin Anda kembali bertanya, mengapa Kopi khop sengaja disajikan dengan gelas dalam keadaan dibalik? Sedikit mengulas sejarah tempo dulu asal mula varian penyajian Kopi khop, Konon, para nelayan di pesisir pantai barat Aceh saat ingin melaut mencari ikan, mereka membawa Kopi untuk diminum dan dinikmati, namun karena kesibukannya mencari ikan, mereka sering menunda menikmatinya, sehingga Kopi sengaja disimpan dulu dengan membalikkan gelasnya agar tetap hangat meski sudah lama tidak diminum.

Agar Kopi tetap hangat dan tidak tercemar debu dan kotoran, makanya gelasnya dibalik, dan ketika nelayan kembali lagi setelah memancing ikan di laut, mereka masih bisa menikmati kopinya. Dengan gelas terbalik itu bertujuan agar Kopi tetap aman dari polusi dan kotoran serta menjaga kadar asam Kopi. Jika Kopi lama disimpan dalam keadaan terbuka, kadar asamnya akan tinggi sehingga tidak baik bagi kesehatan peminumnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat pada tahun 2019 telah mendeklarasikan Kopi Khop sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBT) Kabupaten Aceh Barat, Kopi Khop merupakan salah satu Aset tak berwujud atau intangible asset bagi masyarakat khususnya di Provinsi Aceh ( sumber: djkn.kemenkeu.go.id.)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....