Cara Unik Bang Baneng Jualan Mie Aceh di atas Pohoh, Tutup saat Cuaca Buruk
- 29 Agt 2026 15:58 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Keterbatasan modal ternyata bukan alasan untuk berhenti berjualan. Hal itu dibuktikan Bang Baneng, penjual mie Aceh di Kabupaten Aceh Utara, yang memilih lokasi berdagang tak biasa, yaitu di atas pohon manggis.
Alih-alih menyewa kios atau mendirikan warung sederhana, Bang Baneng memanfaatkan pohon manggis sebagai tempat memasak sekaligus menjalankan usahanya. Cara tersebut dipilih karena ia belum memiliki modal untuk menyewa tempat berjualan.
Dari atas pohon, Bang Baneng tetap menjalankan aktivitas layaknya pedagang pada umumnya. Mulai dari menyiapkan bahan, memasak pesanan, hingga melayani pembayaran dilakukan dengan memanfaatkan sistem ember dan tali.
Dalam unggahan di akun Titok Bang Baneng yang dilihat RRI, Bang Baneng dengan lihai menyiapkan sejumlah bumbu hingga wajan. Bang Baneng juga memperhatikan faktor keselamatan. Dia tampak mengenakan selfbelt yang diikat pada dahan pohon.
"Nyan Hai ka rap ro. Bacut silap langsung melungkop u yup (hampir saja terguling (wajan), silap sedikit langsung jatuh ke bawah," begitu kata Bang Baneng saat memasak Mie Aceh yang disiarkan secara langsung di akun Tiktok miliknya.
Yang bikin geleng-geleng kepala, Bahan makanan serta peralatan memasak dinaikkan ke atas pohon oleh Bang Baneng menggunakan ember. Setelah pesanan selesai dimasak, mie Aceh kemudian diturunkan kepada pelanggan menggunakan wadah yang sama.
Cara bertransaksi pun tak kalah unik. Pelanggan yang memesan makanan dapat memasukkan uang pembayaran ke dalam ember untuk kemudian ditarik ke atas. Jika membutuhkan kembalian, sistem serupa kembali digunakan. Bang Baneng juga menyediakan pembayaran digital melalui QRIS yang dipasang pada ember untuk memudahkan pelanggan.
Keunikan cara berjualan tersebut kemudian turut dibagikan Bang Baneng melalui media sosial. Ia rutin mengunggah aktivitasnya melalui Instagram dan TikTok, bahkan melakukan siaran langsung. Konten tersebut membuat aktivitas jualannya dapat disaksikan oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Untuk menu, Bang Baneng menawarkan empat pilihan makanan. Ada Mie Aceh Polos, Mie Aceh Telur, Mie Aceh Bakso, serta Indomie dengan racikan rempah khas Aceh. Harganya relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsi.
Usaha unik tersebut berada di Desa Teungku, Banda Pirak, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Bang Baneng biasanya mulai berjualan setiap hari pukul 14.00 hingga 17.30 WIB.
Namun, warung di atas pohon itu tidak beroperasi pada hari Jumat. Aktivitas jualan juga menyesuaikan kondisi cuaca. Saat hujan atau angin kencang, Bang Baneng memilih tidak berjualan demi keamanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....