Deretan Makanan Indonesia yang Dibanderol Mahal di Luar Negeri
- 22 Jul 2026 12:33 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Bagi masyarakat Indonesia sejumlah makanan khas dapat dinikmati dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, kondisi berbeda justru ditemui di berbagai negara, di mana hidangan yang sama dijual dengan harga berkali-kali lipat lebih mahal. Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh biaya impor bahan baku, keterbatasan rempah-rempah asli, hingga tingginya biaya operasional restoran di luar negeri.
Salah satu contohnya adalah tempe yang di Indonesia hanya dijual sekitar beberapa ribu rupiah per papan. Namin di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Eropa, hingga kawasan Timur Tengah, harga tempe bisa mencapai puluhan ribu rupiah karena proses produksi dan bahan bakunya tidak semudah di Indonesia. Selain itu, mi instan asal Indonesia juga mengalami kenaikan harga signifikan ketika dipasarkan di luar negeri akibat biaya distribusi dan impor.
Tidak hanya itu, hidangan populer seperti nasi goreng juga menjadi menu premium di berbagai restoran Indonesia di luar negeri. Jika di Indonesia masyarakat dapat menikmati seporsi hidangan tersebut dengan harga belasan hingga puluhan ribu rupiah, di sejumlah negara satu porsinya dapat dijual setara ratusan ribu rupiah. Tingginya harga tersebut sebanding dengan sulitnya memperoleh rempah-rempah asli serta proses memasak yang membutuhkan waktu cukup lama.
Dilansir melalui laman Beautyneisa. Fenomena serupa juga terjadi pada bakso Indonesia terkenal dengan kekayaan kulinernya yang beragam dan merakyat. Makanan-makanan khas seperti nasi goreng, tempe, hingga mie instan bisa dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau di tanah air.
Namun siapa sangka, makanan sederhana ini bisa berubah menjadi sajian mewah dengan harga yang jauh lebih mahal ketika dijual di luar negeri. Fenomena ini bukan cuma soal rasa, tetapi juga soal nilai eksotis dan biaya impor bahan-bahan khas dari Indonesia. Di beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Australia, makanan-makanan ini dijajakan di restoran etnik atau gerai makanan Asia dengan sentuhan premium.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasar global. Popularitas makanan Nusantara terus meningkat berkat cita rasa rempah yang khas dan sulit ditiru. Meski masyarakat Indonesia dapat menikmatinya dengan harga yang relatif terjangkau, di luar negeri makanan-makanan tersebut justru menjadi hidangan istimewa yang bernilai tinggi dan diminati banyak pencinta kuliner internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....