Cecah Agur, Pelipur Lara Mahasiswa Perantau Tanoh Gayo

  • 14 Des 2025 14:23 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Tidak terlintas dalam benak mahasiswa asal Tanah Gayo, bahwasanya mereka harus bertahan di perantauan saat kampung halaman terkena bencana. Meskipun begitu, tidak ada yang bisa mereka lakukan selain melanjutkan tugas studi dan bisa mendapatkan pekerjaan.

RRI Banda Aceh mewawancarai Zikrianda, Koordinator Aksi Peduli Bencana Banjir dan Longsor, Rabu (3/12/2025). Bersama rekannya, Zikri membuka dapur umum dan menggalang dana untuk korban banjir dan longsor.

Ada satu fakta menarik yang dilihat Zikri saat membuka dapur umum untuk mahasiswa perantau. “Masakan rumah yang diidam-idamkan salah satunya ‘Cecah Agur’,” ujarnya.

“Cecah Agur” adalah hidangan khas dari Gayo, Aceh. Hidangan ini terbuat dari Terong Belanda yang sudah matang, kemudian dicampur dengan bumbu seperti cabai, bawang merah, dan terasi bakar.

Hidangan ini biasanya disajikan sebagai pendamping nasi, memberikan rasa pedas dan gurih yang khas. Kombinasi ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyediakan gizi yang dibutuhkan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....