Makanan Serta Sayuran Baiknya Dihindari Pemanasan Berulang
- 10 Okt 2025 09:59 WIB
- Banda Aceh
KBRN. Banda Aceh: Memanasan ulang makanan memang menjadi kebiasaan umum di banyak rumah tangga, terutama untuk menghemat waktu dan menghindari makanan terbuang. Namun, dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University (Institut Pertanian Bogor), Dr Karina Rahmadia Ekawidyani mengatakan, tidak semua jenis makanan aman dipanaskan berulang kali. “Pada dasarnya, semua makanan yang dimasak dengan benar bisa dipanaskan kembali. Tetapi ada beberapa kategori makanan yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan ulang karena mengandung senyawa tertentu atau berisiko terkontaminasi bakteri,” jelas Karina, dicuplik dari laman IPB.
Beberapa jenis makanan seperti nasi, ayam, telur, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung sebaiknya dihindari untuk dipanaskan kembali. Menurut para ahli gizi, nasi yang disimpan terlalu lama kemudian dipanaskan dapat mengandung bakteri Bacillus cereus yang memicu keracunan makanan. Sementara itu, bayam dan kangkung yang dipanaskan berulang kali dapat meningkatkan kadar nitrat yang berubah menjadi nitrit, senyawa yang berpotensi beracun bagi tubuh.
Selain itu, makanan berbahan protein hewani seperti ayam dan telur juga berisiko mengalami perubahan komposisi protein saat dipanaskan ulang. Proses ini dapat memunculkan senyawa oksidatif yang tidak baik bagi kesehatan dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Begitu pula dengan jamur dan kentang yang telah dimasak, bila disimpan terlalu lama dan dipanaskan kembali, kandungan gizinya akan menurun dan struktur kimianya bisa berubah menjadi tidak aman.
Untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, para ahli menyarankan agar makanan yang telah dimasak dikonsumsi dalam waktu maksimal dua jam setelah penyajian, atau segera disimpan dalam suhu dingin jika ingin dikonsumsi nanti. Jika perlu memanaskan, lakukan hanya satu kali dengan suhu yang cukup tinggi untuk memastikan bakteri mati, tetapi hindari melakukannya berulang-ulang.
Kebiasaan sederhana seperti menghangatkan makanan secukupnya, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta tidak mencampur makanan lama dengan yang baru bisa membantu menjaga kesehatan keluarga. Dengan memperhatikan cara penyimpanan dan pemanasan yang tepat, masyarakat tidak hanya dapat mencegah keracunan makanan, tetapi juga tetap mendapatkan manfaat gizi optimal dari setiap hidangan yang disajikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....