Pakis, Sayuran Tradisional Indonesia yang Kaya Gizi
- 08 Okt 2025 15:42 WIB
- Banda Aceh
KBRN. Banda Aceh: Pakis salah satu sayuran tradisional Indonesia yang banyak tumbuh di daerah tropis, terutama di tepi sungai dan sawah. Sayuran ini sudah lama menjadi bagian dari menu masyarakat pedesaan, disajikan dalam berbagai olahan seperti tumis, urap, hingga sayur santan. Meski sederhana, pakis memiliki cita rasa khas yang gurih dan sedikit renyah, menjadikannya favorit di banyak daerah Nusantara.
Dicuplik melalui laman thehealthybell Menurut United States Department of Agriculture (USDA), 100 gram daun pakis mengandung:
Kalori : 34
Air : 88.7 gram
Protein : 4.5 gram
Lemak : 0.4 gram
Karbohidrat : 5.54 gram
Serat : 2 gram
Vitamin C : 26.6 miligram
Kalium : 370 miligram
Selain itu, daun pakis juga kaya akan kandungan asam lemak esensial dan antioksidan, terutama beta-karoten.
Selain berperan sebagai sumber gizi, konsumsi pakis juga bermanfaat bagi pencernaan. Kandungan seratnya yang tinggi membantu melancarkan sistem pembuangan, mencegah sembelit, serta menjaga keseimbangan mikroba baik di usus. Tak hanya itu, dalam pengobatan tradisional, daun pakis sering digunakan untuk membantu meredakan peradangan dan menurunkan panas dalam tubuh.
Para ahli gizi menyarankan agar masyarakat tidak meninggalkan sayuran lokal seperti pakis dalam pola makan sehari-hari. Selain mudah didapat dan murah, sayuran ini merupakan sumber pangan yang berkelanjutan. Dengan mengonsumsi pakis secara rutin, masyarakat turut berkontribusi menjaga ketahanan pangan lokal sekaligus melestarikan kekayaan kuliner Indonesia.
Sebagai warisan kuliner Nusantara, pakis membuktikan bahwa bahan pangan tradisional tak kalah bergizi dibanding sayuran modern impor. Ke depan, diharapkan pakis semakin banyak dibudidayakan dan diolah secara kreatif, sehingga menjadi salah satu ikon sayuran sehat Indonesia yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....