Saham Legal berarti perusahaan resmi dan diawasi OJK

  • 19 Jul 2026 09:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Investor pemula disarankan memilih saham perusahaan yang memiliki kinerja keuangan sehat, menghasilkan laba secara konsisten, serta rutin membagikan dividen kepada pemegang saham.

Brand Representative RHB Sekuritas Indonesia Kantor Perwakilan Aceh, Muslim Hasan Birga, mengatakan kesalahan yang paling sering dilakukan investor baru adalah membeli saham tanpa mempelajari kondisi perusahaan terlebih dahulu.

"Kesalahan yang paling banyak terjadi adalah membeli saham dulu, setelah harganya turun baru mencari tahu kenapa perusahaan itu tidak berkembang. Seharusnya dipelajari lebih dulu sebelum membeli," katanya dalam Dialog Beranda Asacita RRI Banda Aceh, Rabu 8 Juli 2026.

Ia menyarankan masyarakat membeli saham perusahaan yang produknya digunakan sehari-hari serta memiliki catatan keuntungan yang stabil.

"Belilah saham perusahaan yang produknya kita gunakan setiap hari dan perusahaannya untung terus. Untuk pemula, hindari perusahaan yang terus merugi," ujarnya.

Selain itu, Muslim menekankan pentingnya diversifikasi investasi agar risiko dapat diminimalkan. Menurutnya, dana investasi sebaiknya tidak ditempatkan hanya pada satu saham, tetapi dibagi ke beberapa sektor usaha seperti perbankan, telekomunikasi, maupun sektor konsumsi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan dana khusus investasi atau uang dingin, bukan dana yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari maupun membayar cicilan.

"Kalau menggunakan uang dingin, investor tidak mudah panik ketika harga saham turun. Yang penting perusahaan yang dipilih tetap sehat dan memiliki prospek yang baik," katanya.

Muslim turut mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tidak wajar.

"Pegang dua prinsip, yaitu legal dan logis. Legal berarti perusahaan resmi dan diawasi OJK. Logis berarti keuntungan yang ditawarkan masuk akal serta memiliki risiko yang jelas," ucapnya.

Ia berharap masyarakat Aceh mulai membangun literasi keuangan sejak dini melalui berbagai program edukasi pasar modal sehingga dapat berinvestasi secara aman, terukur, dan berorientasi jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....