​Awas Bahaya Konsumsi Kecubung Bikin Halusinasi hingga Kematian

  • 13 Jul 2024 12:00 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Kecubung (Datura metel) adalah tumbuhan berbunga anggota suku Solanaceae, tumbuhan ini masih sekerabat dengan datura, tumbuhan hias dengan bunga berbentuk terompet yang besar. Kecubung biasanya berbunga putih dan atau ungu, tetapi hibridanya berbunga aneka warna. Diperkirakan tanaman ini pertama kali dipakai sebagai obat-obat pada abad kesepuluh.

Dikutip dari Wikipedia, Bangsa Mesir sudah menggunkan Bunga Kecubung untuk sejak zaman 0–1 sebelum Masehi sebagai makanan spiritual.Kecubung ada yang berasal dari Asia Tenggara, tetapi ada juga yang berasal dari Benua Amerika.
Kecubung tumbuh di tempat yang beriklim panas dan dibudidayakan di seluruh belahan dunia karena khasiat yang dikandungnya dan juga untuk tanaman hias.

Pertama kali diperkenalkan oleh Linnaeus pada tahun 1753, tetapi secara botani masih belum tepat mengenai gambaran dan penjelasan tentang kecubung. Wilayah asal yang menjadi sumber tanaman ini tidak dapat diketahui secara pasti.

Tahukah bahaya mengkonsumsi Bagian-bagian kecubung, tetapi terutama bijinya, mengandung alkaloid yang berefek halusinogen dan menyebabkan kegilaan baik sementara atau permanen. Selain itu juga, biji kecubung dapat memicu paralisis dan kematian.


Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba-coba mengkonsumsi tanaman Kecubung (Datura sp). Hal tersebut dikatakan Kapolresta, lantaran permasalahan kecubung ini beredar ramai di media sosial.

“Jangan coba-coba mengkonsumsi tanaman kecubung yang tidak seharusnya dikonsumsi sembarangan. Karena jika tanaman ini dikonsumsi dapat berdampak menyebabkan gangguan mental sementara atau permanen,” jelas Kapolresta Banjarmasin, dalam laporan Reporter RRI Banjarmasin Diky Munadi, Selasa (9/7/2024).

Kombes Cuncun mengatakan dampak negatif dari kecubung ini adalah zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala berbahaya jika dikonsumsi sembarangan. “Tanaman ini dapat membuat akal sadar manusia tidak bisa membedakan antara nyata dan ilusi. Bahkan bisa membuat kehilangan nyawa,” ujar Kombes Cuncun.

Kapolresta berharap dan meminta peran serta orang tua mengingatkan dan mengawasi anak-anaknya untuk tidak mencoba-coba ataupun mengonsumsi tanaman kecubung.

Di dalam kecubung juga terkandung senyawa cathinone yang efeknya hampir sama dengan amphetamina serta bersifat stimulan, mengurangi nafsu makan dan euphoria (senang berlebih-lebihan) sehingga menyebabkan kecanduan psikologis. Terdapat juga senyawa scopolamin dan atropin yang menyebabkan delirium halusinogen (halusinasi yang tidak bisa membedakan sama sekali nyata dan ilusi).

Beberapa hari terakhir puluhan warga di Banjarmasin mengalami halusinasi massal setelah mengonsumsi buah kecubung. Buah itu diduga telah diracik dalam bentuk pil dan rokok.

Kasus ini mencuat setelah banyaknya laporan dari warga yang mengalami gejala halusinasi yang sama dan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Hal itu kemudian viral di media sosial juga karena terekam CCTV di Siring ada orang yang menceburkan diri kemudian ditolong warga tapi kemudian nyebur kembali dan diduga karena efek mabuk kecubung.

Menurut informasi yang beredar, buah kecubung tersebut dicampur dengan zinet, zat yang dapat meningkatkan efek halusinogen. Penjualan buah kecubung dalam bentuk olahan ini diduga terjadi di Pasar Batuah, Banjarmasin Timur. Warga melaporkan bahwa mereka membeli pil dan rokok yang mengandung kecubung dari beberapa pedagang di pasar tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....