Pusing Setelah Makan Daging, Kenali Penyebabnya!

  • 20 Jun 2024 16:40 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Hampir semua orang suka daging atau setidaknya pernah makan daging sapi atau kambing yang menawarkan rasa lezat, apalagi jika diolah dengan tepat. Namun tidak semua orang bisa menikmati daging dengan sesuka hati, terkadang justru dapat berbahaya bagi kesehatan.

Diketahui daging sapi dan kambing mengandung protein tinggi sehingga baik dikonsumsi dalam jumlah yang cukup untuk mengoptimalkan kerja daya tahan tubuh. Akan tetapi, bagi sebagian orang, konsumsi daging merah bisa mempengaruhi daya tahan tubuh, seperti sakit kepala dan pusing.

Kepala pusing setelah makan daging merupakan salah satu kondisi yang cukup sering dialami oleh sebagian individu. Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin menyebabkan seseorang merasa pusing setelah mengonsumsi daging, menurut laman siloamhospitals.com yang dikutip RRI.

1. Alergi atau Intoleransi Makanan

Pada pemrosesan daging sering juga menggunakan zat- zat tambahan atau juga seperti protein yang dapat menyebabkan alergi, ini dapat dialami oleh mereka yang mungkin mengalami reaksi alergi atau intoleransi terhadap komponen tertentu dalam daging. Reaksi alergi atau intoleransi makanan dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk pusing

2. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa obat-obatan tertentu atau suplemen makanan yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan, termasuk daging, dapat menyebabkan efek samping seperti pusing. Ini mungkin terjadi jika seseorang memiliki reaksi sensitif terhadap obat atau suplemen tersebut.

3. Keracunan Makanan

Jika daging yang dikonsumsi telah terkontaminasi dengan bakteri, seperti Salmonella, Listeria, atau E. coli, hal ini berisiko menyebabkan seseorang mengalami keracunan makanan. Kondisi ini ditandai dengan gejala berupa sakit perut, pusing, mual, muntah, dan diare. Keracunan makanan merupakan kondisi yang perlu ditangani dengan tepat dan segera karena berisiko dapat menimbulkan sejumlah komplikasi.

4. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Bila mengonsumsi daging berlebihan dapat meningkatkan kolesterol, karena kandungan lemak jenuh dan kandungan garam dalam daging olahan. Jika dibiarkan, peningkatan kolesterol tersebut dapat memicu penumpukan plak dalam pembuluh darah, yang mengakibatkan penyempitan. Di samping itu, tingginya kandungan garam juga menyebabkan peningkatan volume cairan dalam sirkulasi darah, yang berpotensi meningkatkan tekanan darah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi) yang sering kali menyebabkan sakit kepala setelah mengonsumsi daging secara berlebihan.

5. Efek Samping Tiramin

Penyebab kepala pusing setelah makan daging kambing, sapi, atau daging merah olahan yaitu karena efek samping tiramin, yaitu senyawa yang banyak ditemukan pada sumber protein hewani dan nabati yang melalui proses pengolahan makanan. Senyawa tersebut diketahui dapat memicu produksi hormon epinefrin dalam tubuh sehingga detak jantung dan tekanan darah meningkat sehingga dapat memicu migrain, hipertensi, dan penyakit jantung.

6. Kontaminasi Bakteri

Daging yang tidak dimasak dengan sempurna atau terkontaminasi bakteri seperti Salmonella atau E. coli dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan yang dapat berujung pada gejala seperti mual, muntah, dan pusing.

7. Kelainan Sendi Temporomandibular (TMJ)

Daging merah cenderung memiliki struktur dan konsistensi yang padat dan sedikit kenyal. Sehingga, dibutuhkan usaha yang lebih untuk mengunyah makanan tersebut. Hal ini dapat memengaruhi struktur dan fungsi sendi TMJ, sehingga dapat terjadi dislokasi sendi yang menyebabkan nyeri kepala.

Jika sering merasa pusing setelah makan daging sebaiknya jangan diabaikan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. Dokter dapat melakukan evaluasi yang tepat dan memberikan saran tentang cara mengatasi atau menghindari gejala tersebut, tergantung pada penyebabnya. (sumber artikel : siloamhospitals.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....