Dibalik Bahaya dan Manfaat Bijian Gnetum Gnemon Linn

  • 11 Mei 2024 02:47 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Ada tanaman spesies berbiji terbuka berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik, melanesia, dan Pasifik Barat. Tanaman ini banyak ditanam di pekarangan sebagai peneduh atau pembatas pekarangan dan terutama dimanfaatkan buah dan daunnya. Bijiannya merupakan bahan utama untuk membuat panganan.

Dikutip RRI dari halaman Wikipedia,
Tumbuhan ini dikenal pula dengan nama maninjo (bahasa Makassar), ku'lang (bahasa Selayar), belinjo, mlinjo (bahasa Jawa), tangkil (bahasa Sunda). Atau bago (bahasa Melayu dan bahasa Tagalog), khalet (Bahasa Kamboja), bidau (bahasa Melayu Kapuas Hulu).

Di Aceh tumbuhan ini dikenal dengan nama muliëng (bahasa Aceh) bahan utama panganan keripik yang disebut emping.

Kandungan melinjo bagi kesehatan yang mengandung senyawa antioksidan baik membantu melawan sel-sel kanker, dan mencegah pertumbuhan tumor. Selain itu, melinjo juga mengandung lignan, yang merupakan senyawa yang dapat membantu mencegah kanker payudara dan prostat.

Melinjo juga melinjo mengandung senyawa saponin, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah. Mengonsumsi melinjo secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke

Dibalik manfaat konsumsi melinjo ada juga larangan, melinjo mengandung purin tinggi, yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Purin adalah emping melinjo atau belinjo (Gnetum gnemon Linn), penderita asam urat sebaiknya tidak mengonsumsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....