Benarkah Bisa Mempercepat Penuaan? Dampak Blue Light terhadap Kesehatan Kulit
- 21 Sep 2026 11:53 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh-Paparan blue light atau cahaya biru tidak hanya berasal dari sinar matahari, tetapi juga dari perangkat digital seperti ponsel, tablet, komputer, dan televisi. Dalam kehidupan sehari-hari, paparan tersebut semakin sulit dihindari karena banyak aktivitas dilakukan di depan layar. Selain dikenal dapat memengaruhi kualitas tidur, blue light juga mulai banyak dibahas terkait dampaknya terhadap kesehatan kulit.
Dilansir dari The Derma House, tanda paling umum sejumlah orang terkena paparan blue light secara berlebihan dengan munculnya penuaan dini. Hal ini terlihat pada munculnya garis-garis halus, kulit kendur, dan kehilangan kekencangan kulit. Paparan blue light yang memicu stres oksidatif ini mengakibatkan kerusakan pada kolagen dan elastin sehingga, kulit terlihat lebih kendur. Biasanya, tanda penuaan dini terlihat di bagian sekitar dahi dan bawah mata.
Dampak lain yang menjadi perhatian adalah kemungkinan blue light berpengaruh terhadap hiperpigmentasi atau munculnya noda gelap pada kulit. Beberapa penelitian menemukan bahwa cahaya tampak, termasuk spektrum biru, dapat merangsang produksi melanin pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kulit lebih mudah mengalami pigmentasi. Namun, efeknya dapat berbeda-beda dan penelitian mengenai dampak paparan blue light dari layar terhadap kulit masih terus berkembang.
Meski demikian, paparan blue light dari perangkat elektronik sehari-hari umumnya jauh lebih rendah dibandingkan paparan cahaya dari matahari. Karena itu, perlindungan kulit tetap sebaiknya berfokus pada paparan sinar ultraviolet (UV) yang telah terbukti menjadi salah satu faktor utama kerusakan kulit dan penuaan dini. Menggunakan tabir surya secara rutin, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan, tetap menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit.
| Baca juga: Ini Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan |
Untuk membantu menjaga kondisi kulit, masyarakat juga dapat menerapkan kebiasaan sederhana seperti mengurangi waktu menatap layar yang tidak diperlukan, menjaga jarak penggunaan perangkat, serta menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung antioksidan sesuai kebutuhan. Blue light memang berpotensi memberikan dampak pada kulit, tetapi bukan berarti penggunaan ponsel atau komputer secara otomatis menyebabkan kerusakan kulit. Gaya hidup sehat dan perlindungan dari paparan sinar matahari tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kulit tetap sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....