Jangan Remehkan Hepatitis, Bisa Berujung Kanker Hati
- 10 Agt 2026 18:42 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Hepatitis B dan C perlu mendapat perhatian serius karena infeksi virus tersebut dapat berkembang menjadi penyakit kronis tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal. Kondisi ini membuat hepatitis kerap disebut sebagai penyakit yang diam-diam mengintai kesehatan masyarakat.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Andri Gunawan, SpPD, FINA SIM mengatakan hepatitis pada dasarnya merupakan kondisi peradangan pada hati. Peradangan tersebut tidak hanya disebabkan oleh virus, tetapi juga dapat dipicu penggunaan obat-obatan, penyakit autoimun, pola konsumsi makanan, hingga perlemakan hati.
“Namun yang selama ini kita gaungkan untuk pencegahannya adalah hepatitis virus,” kata Andri Gunawan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh Pro 1 pada program Klinik Angkasa, Sabtu 8 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, hepatitis akibat virus dikenal dalam lima jenis, yakni hepatitis A, B, C, D, dan E. Dari sejumlah jenis tersebut, hepatitis B dan C menjadi perhatian karena dapat berkembang menjadi infeksi kronis.
Menurutnya, seseorang yang terinfeksi hepatitis B atau C tidak selalu merasakan keluhan pada tahap awal. Virus dapat berada di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala sehingga penderita sering kali baru mengetahui kondisinya ketika penyakit telah berkembang.
“Biasanya terdeteksi itu sudah kondisinya agak lanjut yang kita sebut dengan sirosis,” ujarnya dokter dari Klinik Bunda Thamrin itu.
| Baca juga: Peran Vital Organ Hati untuk Kesehatan Tubuh |
Andri menekankan pentingnya pemeriksaan dan deteksi dini meskipun seseorang tidak merasakan gejala. Semakin cepat infeksi diketahui, semakin besar peluang penanganan dilakukan sebelum terjadi kerusakan hati yang berat.
Ia menjelaskan, kondisi menjadi lebih sulit ditangani ketika hepatitis telah berkembang menjadi sirosis. Pada tahap tersebut, jaringan hati mengalami kerusakan dan pengerasan yang bersifat menetap.
“Kalau sudah sirosis, target terapinya sudah beda. Kerusakan yang sudah terjadi di hati itu sudah tidak bisa kita kembalikan lagi,” jelasnya.
Penanganan pada pasien dengan sirosis, kata dia, lebih diarahkan untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat. Sebab, perjalanan penyakit hepatitis kronis yang telah berkembang menjadi sirosis dapat berlanjut hingga kanker hati.
Karena itu, Andri mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan hepatitis hanya karena tidak merasakan gejala. Pemeriksaan sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui keberadaan virus dan mendapatkan penanganan sebelum terjadi kerusakan hati yang lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....