Mengenal Sindrom Geriatri pada Lansia dan Cara Penanganannya

  • 03 Agt 2026 12:57 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Sindrom geriatri merupakan sekumpulan kondisi kesehatan yang sering dialami lanjut usia (lansia) akibat proses penuaan, penyakit kronis, maupun penurunan fungsi organ. Kondisi ini perlu dikenali sejak dini agar kualitas hidup lansia tetap terjaga dan mereka dapat menjalani aktivitas secara mandiri. Hal tersebut disampaikan dr.Chacha Marissa Isfandiari, Sp.PD, (K) Ger selaku Konsultan Geriatri dalam dialog Asokaya bersama Pro4 RRI Banda Aceh, Sabtu 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, bahwa perubahan perilaku, gangguan daya ingat, mudah jatuh, hingga penurunan kemampuan bergerak bukan selalu dianggap sebagai proses penuaan yang normal. Sebagian kondisi tersebut dapat menjadi tanda sindrom geriatri yang membutuhkan penanganan medis.

“Geriatri mencakup berbagai kondisi seperti gangguan keseimbangan, demensia, delirium, gangguan tidur, osteoporosis, hingga penurunan fungsi mobilitas. Jika tidak ditangani secara tepat, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko ketergantungan, cedera akibat jatuh, bahkan menurunkan kualitas hidup lansia,” ujarnya.

Penanganan sindrom geriatri dilakukan secara menyeluruh melalui asesmen kesehatan, pengobatan sesuai penyebab, rehabilitasi, serta dukungan keluarga. “Lansia juga dianjurkan menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga sesuai kemampuan, menjaga kesehatan mental, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” tambahnya.

Selain itu, keluarga memiliki peran penting dalam mendampingi lansia. “Komunikasi yang baik, lingkungan rumah yang aman, serta dukungan emosional dapat membantu lansia tetap aktif, mandiri, dan terhindar dari komplikasi akibat sindrom geriatric,” pungkasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk memahami berbagai perubahan kesehatan pada lansia. “Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, diharapkan para lansia dapat menikmati masa tua yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tutunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....